nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duh, Kesal Dituding Cabul di Medsos, Dosen Undip Polisikan Mahasiswi

Taufik Budi, Jurnalis · Jum'at 28 Juli 2017 02:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 28 512 1745363 duh-kesal-dituding-cabul-di-medsos-dosen-undip-polisikan-mahasiswi-WIVOyqiy82.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

SEMARANG - Seorang dosen di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang berinisial FA (37) melaporkan mahasiswi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Undip ke polisi. Dosen Teknik Kimia itu merasa dirugikan atas beberapa postingan di media sosial yang menudingnya berbuat cabul.

"Kita melaporkan mahasiswi atas nama DIL ke Polrestabes Semarang. Dia itu saat mau diberangkatkan KKN (kuliah kerja nyata) nuntut macam-macam tapi tidak dituruti hingga menulis di medsos Facebook, Line, dan Instagram bahwa dosen tersebut cabul," kata Deo Hermansyah, kuasa hukum FA, Kamis (27/7/2017).

Dia menjelaskan, saat akan diberangkatkan mengikuti KKN pada 4 Juli 2017 ke Temanggung, DIL meminta beragam fasilitas. Sebagai dosen pembimbing KKN, kliennya tak bisa mengabulkan permintaan tersebut karena dinilai tidak lazim bagi seorang mahasiswa yang menjalani aktivitas pengabdian ke masyarakat.

"Masa minta AC, kamar mandi dengan closed duduk dan sebagainya kaya gubernur saja. Bahkan, gubernur enggak gitu-gitu amat. Nah, dari situlah yang bersangkutan menulis status-status di medsos hingga menuding cabul yang ditujukan ke personal klien kami," terangnya.

DIL dilaporkan ke polisi atas dugaan pelanggaran UU ITE Nomor 21 Tahun 2008 dengan 4-6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar. Pihaknya tetap akan melanjutkan perkara itu ke jalur hukum dan menutup jalan damai.

Pasalnya, yang bersangkutan dinilai tak memiliki itikad baik untuk meminta maaf meski sudah dilayangkan somasi.

"Sudah cukup lama kami menunggu, tapi pihak mereka tak kunjung minta maaf. Makanya tidak ada kata damai, lanjut terus pada proses hukum. Sekaligus sebagai pembelajaran dan pemberian efek jera. Karena dampak dari medsos ini sangat luar biasa," tandasnya.

Sementara itu, Humas Undip, Nuswantoro mengatakan, pihak kampus sudah memfasilitasi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pihak fakultas telah memanggil DIL untuk diklarifikasi sekaligus disarankan meminta maaf kepada FA. Namun, permintaan maaf hanya dilakukan kepada pihak kampus.

"Sampai saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak fakultas. Sudah dipanggil mahasiswa bersangkutan, dan ada juga tim yang datang ke dosen tersebut," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini