nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Celana Dalam Anti-Pembalut ala Mahasiswa IPB, seperti Apa Ya?

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 28 Juli 2017 18:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 28 65 1745590 celana-dalam-anti-pembalut-ala-mahasiswa-ipb-seperti-apa-ya-c9SIBavAbK.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Celana dalam ramah lingkungan ciptaan empat mahasiswi Program Diploma Institut Pertanian Bogor (IPB) yang biasa disebut anti pembalut siap bersaing dengan perusahaan pembalut sekali pakai.

Seorang mahasiswi Program Diploma IPB, Zahiroh Maulida mengaku produknya layak untuk dikenal dan dipasarkan kepada masyarakat.

"Produk No Wori, celana dalam anti pembalut merupakan inovasi untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah pembalut sekali pakai, sehingga, wanita tidak perlu menggunakan pembalut sekali pakai saat menstruasi, demikian wawancara yang dilakukan dengan Antara di Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Zahiroh mengatakan celana dalam anti pembalut ini memiliki pangsa pasar tersendiri. Sasaran pasar produk ini adalah orang-orang yang ingin berperan terhadap kesehatan lingkungan.

"Memang pasti akan ada persaingan antara produk celana dalam anti pembalut No Wori ini dengan perusahaan pembalut sekali pakai. Namun, orang-orang memiliki selera yang berbeda-beda," kata Zahiroh.

Wanita tidak perlu khawatir tembus atau basah saat menggunakan celana dalam ini karena celana dalam anti pembalut berbahan waterproof breathable yang mampu menampung cairan darah.

Produk celana dalam anti pembalut merupakan terusan dari program karsa cipta menjadi program wirausaha. Untuk mempertahankan eksistensi produk, Zahiroh akan menambahkan model celana dalam. Saat ini terdapat dua model celana dalam anti pembalut yaitu Orange Cream dan Blue Grey.

Celana dalam anti pembalut memiliki prinsip untuk menjaga kesehatan reproduksi wanita dan mengurangi pencemaran lingkungan, sehingga produk ini tidak memiliki efek samping. Penggunaannya disarankan tiga kali sehari seperti mengganti pembalut sekali pakai. Selain itu, celana dalam anti pembalut bisa dicuci berulang-ulang tanpa repot membuang ampas plastik yang dapat merusak lingkungan.

Harga satu celana dalam anti pembalut diperkirakan Rp40.000 untuk semua ukuran. Dengan menggunakan celana dalam anti pembalut ini jumlah penggunaan pembalut wanita dapat berkurang, sehingga kerusakan di lingkungan juga akan berkurang.

Berbahan kain celana dalam anti pembalut No Wori diciptakan oleh empat mahasiswi Program Diploma Institut Pertanian Bogor (IPB) yaitu Zahiroh Maulida, Diane Friska, Laela Mustikasari, dan Siti Habibah pada saat ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional ke-29 di Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2016.

Tujuan diciptakannya celana dalam anti pembalut adalah untuk mengurangi dampak pencemaran perairan akibat limbah pembalut sekali pakai.

Bahan celana dalam anti pembalut ini terbuat dari bahan-bahan kain yaitu celana dalam berbahan dasar kain microfleece, microfiber, waterproof breathable dan kain serat bambu yang nyaman dipakai serta memiliki struktur yang halus sehingga tidak menimbulkan iritasi.

Celana dalam anti pembalut ini telah diuji daya serapnya dengan menggunakan darah hewan yang relatif sama dengan darah manusia. Penggunaan celana dalam anti pembalut ini dapat mengurangi kerusakan lingkungan.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini