nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nih, Alasan Dosen Undip Laporkan Mahasiswinya

Taufik Budi, Jurnalis · Jum'at 28 Juli 2017 14:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 28 65 1745625 nih-alasan-dosen-undip-laporkan-mahasiswinya-bbIfl5oj8s.jpg Foto: Facebook

SEMARANG - Dosen Universitas Diponegoro (Undip) Fahmi Arifan (37) melaporkan mahasiswinya bernama Dina Ike Lestari ke Polrestabes Semarang.

Kuasa hukum Fahmi, Deo Hermansyah mengatakan, klienya bersikukuh melaporkan mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) itu lantaran tidak memiliki itikad baik dan meminta maaf kepada dosennya tersebut.

Peristiwa berawal saat Dina akan diberangkatkan untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke daerah Temanggung pada 4 Juli 2017. Saat itu, Dina meminta sejumlah fasilitas KKN kepada Fahmi yang merupakan dosen pembimbingnya. Namun, tak dikabulkan oleh dosennya tersebut karena tidak lazim bagi seorang mahasiswa yang menjalani aktivitas pengabdian ke masyarakat.

"Masa minta AC, kamar mandi dengan closed duduk dan sebagainya kaya gubernur saja. Bahkan gubernur enggak gitu-gitu amat," tutur Deo, Jumat (28/7/2017).

Tak dikabulkan, Dina memposting status di medsos hingga menuding dosennya tersebut cabul.

"Kita melaporkan mahasiswi atas nama Dina Ike Lestari ke Polrestabes Semarang. Dia itu saat mau diberangkatkan KKN nuntut macam-macam tapi tidak dituruti hingga menulis di medsos Facebook, Line, dan Instagram bahwa dosen tersebut cabul," paparnya.

Sebelumnya, pihak kampus sudah memfasilitasi penyelesaian masalah tersebut namun Dina tidak memiliki itikad baik.

"Sudah cukup lama kami menunggu, tapi pihak mereka tak kunjung minta maaf. Makanya tidak ada kata damai, lanjut terus pada proses hukum. Sekaligus sebagai pembelajaran dan pemberian efek jera. Karena dampak dari medsos ini sangat luar biasa," tandasnya.

Humas Undip, Nuswantoro, mengatakan, pihak kampus sudah memfasilitasi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pihak fakultas telah memanggil Dina untuk diklarifikasi sekaligus disarankan meminta maaf kepada Fahmi. Namun, permintaan maaf hanya dilakukan kepada pihak kampus.

"Sampai saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak fakultas. Sudah dipanggil mahasiswa bersangkutan, dan ada juga tim yang datang ke dosen tersebut," ucapnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini