nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Innalillahi... 2 Orang Pendulang Emas di Papua Tewas Tertimbun Longsor

Saldi Hermanto, Jurnalis · Sabtu 29 Juli 2017 09:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 29 340 1746175 innalillahi-2-orang-pendulang-emas-di-papua-tewas-tertimbun-longsor-SpKSqwmSvy.jpg foto: Illustrasi Okezone

TIMIKA - Bencana longsor terjadi di wilayah Kabupaten Mimika, Papua, tepatnya di Distrik Tembagapura. Longsor itu terjadi di area aliran sungai yang merupakan lokasi pembuangan limbah tailing sisa produksi tambang PT Freeport Indonesia (PTFI), tepatnya di Kampung Kimbeli, pada Selasa (29/7/2017) dini hari tadi. Akibat kejadian itu, dua orang meninggal dunia akibat tertimbun material longsor.

Berdasarkan kronologi dari kepolisian, longsor terjadi sekira pukul 00.30 WIT mengakibatkan jalan penghubung antara Kampung Kimbeli dan Kampung Banti mengalami kerusakan (Putus).

Petugas setempat langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim medis dan tim emergency response group (ERG) milik PTFI, atas laporan warga bahwa telah terjadi bencana longsor. Saat tiba di lokasi petugas melakukan proses evakuasi secara manual terhadap korban yang diduga tertimbun material longsor.

Evakuasi secara manual sangat sulit dilakukan petugas karena cuaca sedang hujan dan banyak meterial yang menimbun camp. Karena mengalami kesulitan, sekira pukul 05.00 WIT dikerahkan satu unit excavator milik PTFI dan dua truk untuk membantu membersihkan material longsor. Proses pembersihan material berlangsung kurang lebih dua jam.

Sekira Pukul 07.00 WIT, dua jenazah berhasil ditemukan, lalu dievakuasi ke tempat aman. Tim medis langsung melakukan upaya pertolongan pertama terhadap korban, namun korban dinyatakan telah meninggal dunia. Selanjutnya kedua korban di evakuasi ke rumah sakit Tembagapura.

Kapolsek Tembagapura, Iptu Hasmuliadi mengatakan, kedua korban masing-masing bernama Agus Sumarno dan Sardiono. Kini kedua jasad korban di rumah sakit Tembagapura untuk selanjutnya di evakuasi ke Kota Timika.

"Jenazah korban masih di rumah sakit Tembagapura, dan siang ini rencana mau di evakuasi ke Timika," kata Hasmuliadi kepada Okezone, Sabtu (29/7/2017).

Sebelumnya, kata Hasmuliadi, pihaknya sudah mengimbau agar warga pendulang tidak melakukan aktivitas pendulangan disekitar wilayah longsoran, Kampung Kimbeli. Bahkan tulusan peringatan "Warning" telah dipasang dilokasi tersebut, namun warga masih saja melakukan aktivitasnya di lokasi rawan bencana tersebut.

"Kita sudah sisir sebelumnya, sudah pasang imbauan juga disitu. Tapi yang namanya warga, ya begitu sudah, sulit mau dengar," katanya.

Rencananya, kata Hasmuliadi, setelah kedua korban di evakuasi dari Tembagapura menuju Kota Timika, selanjutnya hari ini juga akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Pati, Jawa Tengah.

"Rencananya begitu, mau dipulangkan ke kampungnya di Pati," tutup Hasmuliadi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini