nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duh! Musim Kawin Kura-Kura Sebabkan Turis Terjebak di Pulau Yunani

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 03 Agustus 2017 01:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 02 18 1748780 duh-musim-kawin-kura-kura-sebabkan-turis-terjebak-di-pulau-yunani-6wyfUjBTxl.JPG Seekor bayi kura-kura yang baru menetas (Foto: Getty Images)

ZANTE – Sejumlah wisatawan tertahan di Zante, Yunani, selama tiga hari. Sebab, di pulau tersebut sedang terjadi musim kawin bagi kura-kura. Upaya untuk mengirim pesawat yang memulangkan para turis itu ditunda karena ada pembatasan berupa jam malam agar tidak mengganggu hewan bertempurung itu saat berkembang biak.

Peristiwa tersebut terjadi sejak Minggu 30 Juli 2017 siang waktu setempat ketika pilot pesawat EasyJet yang hendak terbang menuju London, Inggris, mengumumkan ada gangguan pada sayap. Para penumpang kemudian diminta untuk turun dari pesawat untuk perbaikan.

Para teknisi yakin kerusakan sudah selesai diperbaiki pada Senin 1 Agustus. Namun, kerusakan yang sama kembali terulang tepat sebelum proses boarding. EasyJet berencana mengirim pesawat pengganti. Akan tetapi, jam malam terlanjur berlaku.

Pesawat harus terbang di atas pantai yang menjadi tempat para kura-kura berkembang biak sebelum mendarat atau mengudara. Suara bising dari mesin pesawat dikhawatirkan mengganggu proses tersebut.

Seperempat dari total wisatawan mampu dipulangkan tepat waktu. Namun, sebagian lain baru bisa sampai di Inggris pada Selasa 1 Agustus 2017. Pihak maskapai akhirnya meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut.

“Kami mencoba segala kemungkinan untuk mengurangi penundaan dan sudah merencanakan pengiriman pesawat pengganti. Sayangnya, karena pemberlakuan jam malam di bandara, kami tidak dapat mengirim pesawat pengganti ke bandara,” bunyi pernyataan resmi EasyJet, mengutip dari USA Today, Kamis (3/8/2017).

Pihak maskapai berterima kasih atas pengertian dari para penumpang terkait masalah tersebut. EasyJet memastikan bahwa setiap penumpang diberikan akomodasi berupa hotel dan penggantian biaya. Semua penumpang yang terkena dampak juga mendapat biaya kompensasi atau ganti rugi yang layak. 

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini