nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tega! Alami Gangguan Jiwa, Nenek Zaenab Diasingkan Keluarga di MCK Sungai

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Jum'at 04 Agustus 2017 16:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 04 340 1749907 tega-alami-gangguan-jiwa-nenek-zaenab-diasingkan-keluarga-di-mck-sungai-PEaSsrBZrx.JPG Nenek Zaenab saat diasingkan keluarga (foto: Sigit/Sindo)

KOTAWARINGIN BARAT - Tega! seorang nenek bernama Zaenab (55) dikucilkan oleh keluarga selama tiga tahun di MCK pinggir Sungai Arut, RT 01, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah.

"Masih ada keluarganya di Kampung Baru. Nenek Zaenab ini asli Banjarmasin. Tiap hari memang diantar makanan oleh keluarganya, tapi ya kasihan juga diasingkan di situ sendirian," ujar Nasrullah, warga sekitar sungai Arut, Jumat (4/8/2017).

Ia mengatakan, tiap hari sang nenek di dalam rumah jamban terus tidak pernah keluar. Semua aktivitas hanya di dalam rumah jamban berukuran 2 x 3 meter yang terbuat dari kayu. 

"Enggak pernah ganggu warga, paling kita hanya mendengar nenek Zaenab itu teriak teriak sendiri," sambungnya.

Mendapat laporan warga bahwa ada seorang nenek yang diasingkan oleh pihak keluarga di dalam rumah jamban, Wakil Bupati Kobar, Ahmadi Riansyah, yang kebetulan lewat Sungai Arut langsung melihat langsung kondisi sang nenek.

"Saya baru tahu kalau ada nenek diasingkan pihak keluarga seperti ini, nanti akan saya koordinasikan dengan Dinas Sosial untuk mencari tahu siapa keluarganya. Jika memang tidak bertanggung jawab akan kita fasilitasi untuk mencari tempat yang lebih layak," ujar Riansyah.

Ia mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah jika ada warganya yang mengalami gangguan kejiwaan dan hidup dalam kesusahan untuk diberikan bantuan.

"Sebelumnya kita juga sudah menindaklanjuti warga yang dipasung keluarganya karena sering mengamuk di rumahnya. Saat ini sudah kita rujuk ke RSJ Sambang Lihum di Banjarmasin Kalsel," tuturnya.

Ia menambahkan, bagi warga Kobar yang mengetahui ada warga yang dipasung, ditelantarkan atau tidak diurus keluarga untuk segera melapor ke Dinas Sosial supaya ditindaklanjuti.

"Sebab mereka juga manusia yang wajib kita carikan solusi yang tepat," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini