Image

Potret Bulan Tertib Trotoar: Baru 3 Hari Lalu Dirazia, Pengendara Kembali Parkir di Pedistrian

, Jurnalis · Senin, 7 Agustus 2017 - 16:35 WIB
Mobil pribadi parkir lagi di trotoar Jalan KH Hasyim Wahid usai daerah itu dirazia petugas Dishub DKI tiga hari lalu. (Foto: Desi/Okezone) Mobil pribadi parkir lagi di trotoar Jalan KH Hasyim Wahid usai daerah itu dirazia petugas Dishub DKI tiga hari lalu. (Foto: Desi/Okezone)

JAKARTA – Mobil mewah tak diderek, tiga hari lalu ditertibkan kemudian pengendara parkir lagi secara sembarangan menjadi potret operasi Bulan Tertib Trotoar di Ibu Kota.

Seperti yang tampak hari ini di Jalan K.H Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Baru tiga hari lalu petugas Dishub DKI menertibkan trotoar di kawasan itu, dan sore ini, Senin (7/8/2017) pengendara parkir lagi di area pedestrian.

Pantauan Okezone di lokasi, mobil pribadi hingga motor dan bajaj parkir leluasa di trotoar. Sementara petugas Dishub tak terlihat di sana.

Sandi (43), salah satu karyawan swasta di Jalan K.H Wahid Hasyim mengkritisi operasi Bulan Tertib Trotoar. Ia pesimis terhadap efektivitas razia tersebut.

"Yah paling operasi cuma satu hari, besoknya yang parkir dan yang jualan ada lagi. Nih, buktinya sudah banyak saja trotoar diparkirin mobil, bajaj," ucapnya.

Sandi berharap Pemerintah Provinsi DKI menindak tegas pengendara yang masih menggunakan trotoar sebagai tempat parkir. "Harus ditindak tegas kalau benar-benar mau dibersihkan trotoar, kasih sanksi biar jera, biar tidak ada lagi yang mangkal di trotoar," ucapnya.

Sebelumnya, yakni tiga hari lalu atau pada 4 Agustus 2017, petugas Dishub sempat merazia mobil yang parkir di trotoar Jalan K.H Wahid Hasyim. Namun kala itu terlihat sedan Toyota Camry bernopol B 1908 SAJ dan sedan Nissan bernopol B 1706 RFS tak diderek.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Sudinhubtrans Jakarta Pusat, Harlem Simanjuntak menuturkan mobil mewah itu sebetulnya sudah memenuhi unsur untuk diderek.

"Tapi info yang saya dengar dari anggota bahwa pengemudi langsung lari dan memindahkan kendaraannya sebelum alat dereknya menempel ke kendaraan," katanya. (Nurfajerin Desiyani)

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming