nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Asyik! Jika Cuaca Cerah, Gerhana Bulan Malam Ini Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang

ant, Jurnalis · Senin 07 Agustus 2017 11:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 07 340 1751004 asyik-jika-cuaca-cerah-gerhana-bulan-malam-ini-bisa-dilihat-dengan-mata-telanjang-PQ3S45RVWh.jpg Gerhana bulan di langit Bali pada 8 Oktober 2014 (Antara)

PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gerhana bulan sebagian yang akan terjadi pada 7-8 Agustus 2017. Jika cuaca mendukung, sejumlah wilayah di Indonesia bisa melihat gerhana ini, termasuk Sumatera Barat (Sumbar) dan Aceh.

"Masyarakat dapat melihat fenomena tersebut dengan mata telanjang yang diperkirakan akan mulai pukul 22.48 WIB," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Ketaping Padangpariaman, Sumbar, Budi Samiadji seperti dilansir Antara, Senin (7/8/2017).

Ia menjelaskan gerhana bulan adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan. Peristiwa tersebut merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi, dan bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya, ujar dia.

Gerhana bulan nanti malam, lanjutnya akan mulai pukul 22.48 WIB, kemudian gerhana sebagian mulai 00.22 WIB, puncak gerhana 01.29 WIB, gerhana sebagian berakhir 02.18 WIB dan akan berakhir pada 03.52 WIB.

Untuk itu, kata dia BMKG Sumbar juga akan melakukan pengamatan di Kantor Stasiun Geofisika Klas I Silaiang Bawah Kota Padang Panjang untuk mendapatkan data. "Kami akan memakai teropong Vixen Sphinx, kamera digital dan laptop dalam pengamatan itu," imbuhnya.

Sementara itu, warga Aceh diprediksi juga bisa menyaksikan gerhana bulan sebagian nanti malam sekira pukul 22.48 WIB. "Kalau malam ini dan besok malam cuaca cerah, maka kita bisa saksikan bersama gerhana bulan," ucap Kepala Stasiun Geofisika BMKG Mata Ie, Eridawati.

Ia mengatakan, gerhana bulan atau peristiwa alam terhalangnya cahaya matahari oleh bumi, sehingga tidak sampai semunya ke bulan bisa dilihat dua malam berturut-turut. Yakni pada Senin 7 Agustus pukul 22.48 WIB yang merupakan fase dimulainya gerhana, dan Selasa 8 Agustus pukul 03.52 WIB yang merupakan fase gerhana berakhir.

Namun gerhana bulan kali ini bersifat parsial atau cuma sebagian saja dengan durasi waktu selama lima jam 4,9 menit. "Di mana puncak gerhana bulan ini terjadi tepat pada pukul 1.20 WIB untuk wilayah di Aceh tersebut," katanya.

"Peristiwa ini, setelah melewati gerhana sebagian yang di mulai pukul 00.22 WIB, lalu gerhana sebagian berakhir jam 2.18 WIB, dan gerhana berakhir tepat pukul 3.52 WIB," terang Eridawati.

BMKG menyebutkan, gerhana bulan sebagian 7-8 Agustus 2017 merupakan anggota ke 61 dari 80 anggota pada Seri Saros 119.

Gerhana bulan sebelumnya yang berasosiasi dengan gerhana ini adalah gerhana bulan Sebagian 28 Juli 1999. Adapun gerhana Bulan yang akan datang yang berasosiasi dengan gerhana bulan ini adalah Gerhana Bulan Sebagian 19 Agustus 2035.

Pada 2017 diprediksi terjadi empat kali gerhana, yaitu gerhana bulan penumbra 11 Februari 2017 yang dapat diamati dari Indonesia bagian barat. Selanjutnya gerhana matahari cincin 26 Februari 2017 yang tidak dapat diamati dari Indonesia, gerhana bulan sebagian 7-8 Agustus 2017 yang dapat diamati dari Indonesia, dan gerhana matahari total 21 Agustus 2017 yang tidak dapat diamati dari Indonesia.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini