nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Muhaimin Sebut Majunya Khofifah Bisa Memecah Warga Nahdliyin, Ketua PBNU: Di Jatim Pasti Calonnya dari NU

Reni Lestari, Jurnalis · Kamis 10 Agustus 2017 06:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 10 519 1753068 muhaimin-sebut-majunya-khofifah-bisa-memecah-warga-nahdliyin-ketua-pbnu-di-jatim-pasti-calonnya-dari-nu-28SUl4Dap6.jpg Mensos Khofifah Indar Parawansa yang akan maju dalam Pilkada Jatim. Foto dok Okezone

JAKARTA – Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik jelang Pilgub Jawa Timur 2018. Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ini seolah tak mengindahkan imbauan Ketum PKB Muhaimin Iskandar untuk mengurungkan niat itu, agar suara warga NU di Jatim tak terpecah.

Ketua Pengurus Besar NU (PBNU) Imam Aziz cenderung tak sepakat dengan pendapat bahwa kemungkinan majunya Khofifah akan memecah warga NU. Sebab warga Jawa Timur sudah terbiasa menghadapi kondisi, di mana semua calon gubernur berasal dari NU.

"Artinya ini soal biasa, karena di Jatim hampir pasti calonnya dari NU. Masyarakat NU di Jatim sudah terbiasa dengan model pemilihan yang seperti itu," kata Imam kepada Okezone, Kamis (10/8/2017).

Baca Juga: Pilgub Jatim 2018, PKB Masih Cari Calon Pas Pendamping Gus Ipul

Dia optimis bahwa meski beberapa calon gubernur sama-sama berlatar belakang NU, masyarakat Jawa Timur tidak akan emosional atau mudah terpecah-belah. Hal ini mengingat Jawa Timur adalah kantong utama warga NU.

"Kalau di Jatim, masyarakat akan memberikan pilihan pada aspek rasionalitas yang sangat tinggi, jadi tidak emosional karena sudah terbiasa bahwa calon hampir semua dari NU," ujar dia.

Bahkan Imam memandang, kondisi tersebut akan menjadi ajang pendidikan politik untuk warga Jawa Timur dan NU untuk menilai calon kepala daerah berdasarkan rekam jejak kinerja.

"Nanti akan menjadi pendidikan politik yang sangat baik karena orang akan memilih dengan sangat rasional, bukan berdasarkan pada sentimen-sentimen tertentu, tapi misalnya kinerja selama ini," jelas Imam.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini