Image

4 Hal Wajib Tahu tentang Krisis Nuklir Korea Utara

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Sabtu 12 Agustus 2017, 00:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 11 18 1754193 4-hal-wajib-tahu-tentang-krisis-nuklir-korea-utara-sP2Roq8hzO.jpg Uji coba rudal Korut. (Foto: Reuters)

PANASNYA situasi menyangkut Korea Utara diyakini dapat menimbulkan ancaman perang nuklir. Negeri pimpinan Kim Jong-un itu juga terlibat perang kata-kata dengan berbagai negara sehingga situasinya menjadi begitu pelik.

Mari kita lihat ke belakang.

Mengapa Korea Utara Menginginkan Senjata Nuklir?

Semenanjung Korea terbelah setelah Perang Dunia Kedua dan komunis Korea Utara berkembang menjadi sebuah kediktatoran ala Stalin.

Negara ini hampir seluruhnya terkucil dari panggung dunia, para pemimpinnya mengatakan bahwa kemampuan nuklir mereka adalah satu-satunya faktor penggentar terhadap seluruh dunia yang berusaha menghancurkan mereka.

Seberapa Dekat Korea Utara pada Nuklir?

Uji rudal terbaru Korea Utara menunjukkan bahwa mereka memiliki rudal balistik antarbenua (ICBM) yang mampu mencapai AS.

Mereka telah lima kali menguji coba perangkat nuklir ini. Laporan intelijen memperingatkan negara ini juga dekat, atau telah mencapai, 'miniaturisasi' - mengembangkan hulu ledak nuklir yang cukup kecil sesuai dengan roket.

Warga Korut melewati televisi yang menyiarkan berita uji coba rudal nuklir. (Foto: Reuters)

Pyongyang memandang AS sebagai musuh utamanya namun juga memiliki berbagai roket yang diarahkan ke Korea Selatan dan Jepang, basis ribuan tentara AS.

Apa yang Telah Dilakukan untuk Menghentikan Korea Utara?

Berbagai upaya untuk menegosiasikan kesepakatan bantuan sebagai imbalan atas perlucutan senjata telah berulang kali gagal.

PBB telah menerapkan sanksi-sanksi yang semakin ketat - namun sedikit sekali hasilnya. China, satu-satunya sekutu Korea Utara, juga telah memberikan tekanan ekonomi dan diplomatik kepada Korea Utara.

Uji coba rudal nuklir Korut pada 30 Mei 2017. (Foto: KCNA)

AS sekarang mengancam akan mengerahkan kekuatan militer melalui retorika bergelora Presiden Donald Trump memperingatkan 'kekuatan dahsyat yang belum pernah terjadi di dunia ini.'

Apakah Kali Ini Korut Sungguh-Sungguh?

Krisis ini telah bergolak selama bertahun-tahun, namun miniaturisasi hulu ledak nuklir dan AS yang berada dalam jangkauan serangan merupakan dua hal yang mengubah keadaan.

Pyongyang pada Rabu, 9 Agustus, mengatakan mempertimbangkan serangan rudal ke Guam, pangkalan militer AS di wilayah Pasifik. Konfrontasi nuklir nampaknya benar-benar menjadi ancaman, lebih dari sebelumnya, namun masih jauh dari kepastian.

1 / 4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini