Image

Mata Kiri Novel Baswedan Akan Dioperasi di Hari Kemerdekaan, Serumit Ini Prosesnya

Badriyanto, Jurnalis · Jum'at, 11 Agustus 2017 - 21:46 WIB
Novel Baswedan dirwat di rumah sakit (Foto: Antara) Novel Baswedan dirwat di rumah sakit (Foto: Antara)

JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akan menjalani operasi besar di bagian mata kiri akibat teror penyiraman dengan air keras beberapa bulan yang lalu. Dokter telah menjadwalkan operasi pada Kami 17 Agustus 2017 atau tepat pada Hari Kemerdekaan Indonesia.

"Informasi yang telah kita terima setelah dilakukan pengecekan oleh pihak dokter makasih direncanakan operasi besar mata kiri akan dilakukan pada kamis 17 Agustus 2017," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Febri menjelaskan, operasi akan dilakukan dua tahap yakni akan dilakukan penanaman jaringan gusi dan pipi di mata kiri oleh dokter di Singapura yang membutuhkan waktu lama yaitu dua bulan untuk dapat mengetahui hasilnya.

"Kemudian melepas dan melihat perkembangan penglihatan dalam waktu dau minggu setelah operasi. Jadi perawatan pasca operasi akan butuh waktu yang cukup panjang," jelas Febri.

Febri melanjutkan, sebelum dioperasi mata Novel Baswedan akan ditutup menggunakan plastik dam harus menghindari lingkungan berdebu dan keramaian. Tidak hanya, selama ditutup tidak boleh terkena air.

"Sebelum operasi Novel diharuskan istirahat dan melakukan sejumlah persiapan, dan tentu saja karena ada bagian gusi yang diambil, maka akan ada beberapa hambatan-hambatan yang terjadi ketika selesai operasi," pungkasnya.

Seperti diketahui, Novel Baswedan disiram dengan air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Selasa 11 Mei 2017 silam usai salat subuh di Masjid Al Ikhsan dekat kediamannya di Jalan Deposito, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming