Image

Sempat Terjebak Longsor, 106 Jamaah Haji Asal Madina Akhirnya Tiba di Medan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Jum'at 11 Agustus 2017, 01:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 11 340 1753735 sempat-terjebak-longsor-106-jamaah-haji-asal-madina-akhirnya-tiba-di-medan-Wn7oFcQIub.jpg 106 Jamaah Haji Asal Madina Akhirnya Tiba di Medan Setelah Terjebak Longsor (Foto: Wahyudi/Okezone)

MEDAN - Sebanyak 106 orang jemaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, yang sempat terjebak kemacetan dan insiden kecelakaan akibat longsor di Jalan Lintas Sumatera Ruas Pahae-Sipirok KM 31-32 Tapanuli Utara, akhirnya tiba di Asrama Haji Medan, Kamis (10/8/2017) sekira pukul 22.00 WIB.

Mereka tiba di Asrama Haji setelah sekitar 26 jam berada di atas bus dalam perjalanan Madina-Medan, yang pada keadaan normal dapat ditempuh dalam waktu 12 jam. Saat turun dari bus yang membawa mereka , para jemaah calon haji terlihat kelelahan.

Para jamaah haji kemudian dikumpulkan di ruang King Abdul Aziz tempat penerimaan jemaah. Di ruang tersebut mereka diberikan pengarahan terkait proses penginapan hingga keberangkatan pada esok hari. Selanjutnya para jemaah mengikuti pemeriksaan kesehatan dan diistirahatkan di Hotel Asrama Haji Medan.

"Ya lelah sekali, karena kita di bus sampai 26 jam. Kita sempat 10 jam terjebak kemacetan akibat longsor," ujar Bustaman Hasibuan (43), jemaah haji asal Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madina, Muksin Batubara yang ikut mendampingi langsung pada jemaah mengatakan, seluruh jemaah yang berangkat dari Madina tiba di Asrama Haji Medan dengan selamat. Meski banyak yang lelah, namun secara keseluruhan kondisi para jemaah relatif baik.

"Ya lelah pasti lah, apalagi kan sampai 26 jam di jalan. Kami berangkat dari sana jam 7 malam dan baru sampai disini jam 10. Tapi sejauh ini lancar. Termasuk kegiatan ibadah para jemaah selama di perjalanan. Hanya satu shalat subuh yang kita terlewat karena saat itu kondisinya memang tidak memungkinkan. Tapi selanjutnya sudah enggak ada masalah," sebutnya.

Kepala Bidang Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji, Embarkasi Medan, Bahrum Saleh mengatakan, insiden yang dialami jemaah calon haji asal Madina ini belum pernah terjadi sebelumnya. Setidaknya untuk lima tahun terakhir.

Bahkan pemberangkatan jemaah asal Madina di Kloter sebelumnya juga tidak mengalami kendala apapun. "Ya ini insidental akibat faktor alam yang kita tidak bisa antisipasi. Yang penting sekarang bagaimana kita melayani para jemaah yang baru tiba ini akan mereka bisa segera istirahat, dan kondisi mereka fit untuk diberangkatkan besok. Sejauh ini belum ada kendala," katanya.

Untuk diketahui, empat bus ALS yang ditumpangi para calon jemaah asal Madina ini sempat terjebak kemacetan akibat tanah longsor di Jalan Lintas Sumatera Pahae-Sipirok. Saat kemacetan itu, satu bus ALS lain yang tidak membawa jemaah tiba-tiba menyalip dan hilang kendali serta menabrak sejumlah orang termasuk seorang Polisi. Dua orang meninggal dunia dalam insiden itu.

Karena sama-sama bus ALS, sejumlah informasi sempat menyebut jika yang mengalami kecelakaan adalah bus ALS yang mengangkut jamaah, padahal bukan.

Satu bus jamaah yang kebetulan berada di belakang bus ALS nahas itu kemudian tak bisa melanjutkan perjalanan. Para penumpangnya kemudian dipindahkan ke tiga bus yang lain. Keempat bus pengangkut jemaah haji asal Madina itu awalnya dijadwalkan tiba di Asrama Haji Medan pada pukul 15.00 WIB. Namun akibat insiden itu, mereka baru tiba pukul 22.00 WIB.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini