Image

Pelajar SD Tewas di Sekolah, Polisi: SR Tewas Setelah Berkelahi

Foto: Ilustrasi Okezone

Foto: Ilustrasi Okezone

SUKABUMI - Usai melakukan penyelidikan pada kasus kematian SR, pelajar kelas II SD yang tewas karena diduga berkelahi, Kapolres Sukabumi AKBP M Syahduddi mengatakan hasil sementara penyelidikan, SR (8) meninggal setelah berkelahi.

"Dari keterangan beberapa saksi seperti rekan korban yang saat itu menyaksikan, SR dan DR sempat berkelahi. Bahkan DR pun mengakuinya kepada guru," kata Syahduddi baru-baru ini.

Namun, ia sendiri masih enggan menyebutkan kematian korban dari warga Kampung Citiris tersebut karena murni akibat perkelahian. Sebab, ia mengaku pihak dia masih mensinkronisasikan antara keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Dari hasil autopsi yang dilakukan dokter forensik ada bekas luka lecet akibat benturan di pelipis tetapi bukan penyebab kematian korban," tambah dia.

Selain itu, lanjutnya, pembuluh darah otak korban pun ada kelainan yakni Aneurisma, sehingga saat terjadi benturan pembuluh darah tersebut pecah.

Oleh sebab itu, ia mengatakan bahwa keterangan saksi ahli dalam kasus ini juga akan dijadikan acuan. "Saat ini, kedokteran forensik tengah melakukan analisa Histopatologi dan hasilnya akan baru keluar dua minggu kemudian," jelasnya.

Menurut dia, untuk mengungkap kasus ini pihaknya juga menggandeng berbagai pihak. Apalagi, kata Syahduddi, korban dan anak yang terlibat dalam kasus ini masih di bawah umur sehingga membutuhkan pendampingan agar tak tertekan saat dimintai keterangan.

"Dalam penanganan kasus ini kami juga menggunakan Undang-Undang nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak salah satunya berkoordinasi dengan Balai Permasyarakatan (Bapas)," tandas dia.

Karena kasus ini menjadi sorotan publik, ia mengimbau pada masyarakat agar tak termakan berbagai isu yang belum tentu benar.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x