Image

Mau Beli Mobil Bekas Secara Online, Simak Tips Ini!

Anton Suhartono, Jurnalis · Minggu 13 Agustus 2017, 14:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 12 15 1754761 mau-beli-mobil-bekas-secara-online-simak-tips-ini-26uIbvms6a.jpg (Carmudi)

TANGERANG - Media penjualan barang sudah bergerser ke online. Dengan begitu, konsumen tak perlu repot dan menjadi dimudahkan. Namun membeli barang secara online bukan tanpa risiko. Pasalnya barang yang ditunjukkan di foto belum tentu sesuai dengan aslinya. Apalagi jika barang yang dijual punya harga tinggi, seperti mobil.

"Sebenarnya orang itu belum bisa dikatakan membeli secara online sepenuhnya, belum. Karena kan pasti mereka harus melihat barang. Penghitungan data kami, setiap 60 hari kami verifikasi ulang data di website. Sistem kami memverifikasi nih mobil sudah berapa (yang laku). Kami rata-rata dalam sebulan ada 65 ribu listing. Kalau lihat agregasinya kurang lebih mobil yang sudah laku secara online itu dirata-rata per bulan sekira 2.000-3.000 unit," papar CEO Carmudi, Jeffry Anwar Sani, beberapa waktu lalu.

Angka itu dinilainya masih terbilang kecil. Kebanyakan konsumen ingin melihat barangnya secara langsung ke sentra-sentra penjualan mobil bekas, ketimbang mengajukan secara online. Cara ini dianggap paling aman untuk mendapatkan mobil yang sesuai dengan keinginan. Apalagi kendaraan yang dibeli berstatus bekas pakai yang rentan cacat.

"Kalau online mereka bisa membandingkan harga, tipe, kualitas, dan segala macamnya. Kalau offline kan benar-benar cek fisik. Kalau online mereka harus memastikan fotonya benar-benar sama enggak dengan yang dipajang di online," bebernya.

Nah, agar tidak kecolongan atau tertipu membeli mobil secara online, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan.

1. Perhatikan Baik-Baik Foto Mobil dan Lihat Kondisi Fisik

Pelototi foto mobil bekas yang dipajang di situs online. Cek setiap detailnya agar jika ada perbedaan dengan kendaraan aslinya bisa diketahui.

2. Cek Tahun Pembuatan

Ini sangat penting agar karena menyangkut harga dan pembuatan dokumen. Jangan sampai tertipu. Selain itu pengurusan pajak juga bergantung pada tahun pembuatan.

3. Cek Odometer

Odometer menunjukkan seberapa jauh mobil sudah digunakan oleh para pemilik sebelumnya. Semakin jauh akan ada penyusutan komponen yang pada akhirnya akan berpengaruh ke biaya perawatan. Dari sini juga akan diketahui apakah kendaraan yang dimaksud pernah digunakan sebagai armada fleet perusahaan dan taksi online.

4. Cek Dokumen

Mengcek dokumen merupakan bagian yang paling penting. Kalau perlu cek ke kepolisian rekam jejak mobil yang akan kita beli, apakah pernah tersangkut kasus atau tidak. Apalagi jika kita ingin membelinya secara kredit, perusahaan pembiayaan akan meminta kepastian kendaraan yang dipilih tidak bermasalah.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini