Image

OKEZONE FILES: Senja Kala Veteran RI, Pejuang dan Pembela Kemerdekaan Tanah Air

Rayful Mudassir, Jurnalis · Sabtu, 12 Agustus 2017 - 12:01 WIB
Ilustrasi para veteran Indonesia. (Foto: Arif Julianto/Okezone) Ilustrasi para veteran Indonesia. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA – Indonesia baru saja memperingati Hari Veteran Nasional setiap 10 Agustus. Penetapan hari para pejuang Tanah Air ini dilakukan untuk menghargai dan mengenang para pembela kemerdekaan republik pada puluhan tahun silam.

Penetapan Hari Veteran Nasional sendiri diambil dari sejarah 10 Agustus 1949. Saat itu antara veteran dan serdadu Belanda melakukan gencatan senjata. Pasalnya setelah kemerdekaan RI, tentara kolonial masih berusaha merebut kembali wilayah yang pernah dijajahnya. Ditambah lagi dengan Jepang yang terpaksa menarik diri beberapa saat sebelum proklamasi kemerdekaan.

Hari veteran dikukuhkan oleh presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melalui Keppres Nomor 30 Tahun 2014 tentang Hari Veteran Nasional. Namun, peringatan ini tidak memiliki status hari libur nasional. Sehingga tiap peringatan Hari Veteran Nasional, umumnya hanya digelar dalam bentuk upacara dan pemberian bantuan bagi para pembela Tanah Air 72 tahun silam itu.

Legiun Veteran RI (LVRI) secara resmi dibentuk pada 2 Januari 1957. Pembentukan itu bertepatan dengan pelantikan Badan Pimpinan Pusat Legiun Veteran yang pertama oleh Presiden Soekarno. Keputusan dibentuknya sebuah wadah untuk veteran tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 103 Tahun 1957.

LVRI dinilai sebagai salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan dari pemerintah dan rakyat Indonesia kepada para veteran di dua periode sekaligus. Pertama, periode perjuangan memperebutkan kemerdekaan; serta yang kedua, periode membela kemerdekaan yang telah diperoleh saat itu.

Penetapan status seseorang merupakan veteran juga tidak bisa sembarangan. Predikat kehormatan tersebut diberikan kepada warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam kesatuan bersenjata resmi yang diakui pemerintah. Mereka juga berperan aktif dalam suatu peperangan menghadapi negara lain.

Di samping itu, warga negara yang terlibat aktif dalam pasukan internasional di bawah mandat Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melaksanakan misi perdamaian dunia, juga mendapat tanda kehormatan veteran RI.

Kini kebanyakan veteran bagaikan senja kala atau berusia tua, bahkan sebagian besar sudah pergi untuk selama-lamanya. Mereka hanya meninggalkan bekas-bekas sejarah. Sementara jasad veteran, bersanding dengan para pahlawan Tanah Air di Nusantara.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming