Image

Ternyata! Praktik First Travel Sudah Terendus sejak 2012

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Sabtu, 12 Agustus 2017 - 15:14 WIB
foto: Okezone foto: Okezone

JAKARTA - Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) mengaku sudah mengendus praktik yang dilakukan oleh PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel), yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan dana umrah.

"Di 2012 kami perlihatkan hal demikian, kepada Kemenag, pihak berwajib agar mewaspadai, agar sistem ini diwaspadai," kata Ketua Himpuh Baluki Ahmad dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

 (Baca juga: Uang Jamaah Raib! Kuasa Hukum First Travel: Saya Belum Tahu Detail)

Oleh sebab itu, ia meminta kepada masyarakat tak mudah tergiur oleh paket umrah murah yang dipromosikan kepada sejumlah biro perjalanan.

"Ini kritik kami sejak awal dan bahas. Kami pun saat itu segera minta pihak berwajib meninjau," tegasnya.

 (Baca juga: Nah Lo! Kemenag Sebut Ada 4 Biro Perjalanan "Bodong"!)

Baluki menuturkan, biro perjalanan wisata First Travel ini tidak terdaftar di Himpuh.

"Sehingga teman di asosiasi lain bilang ketika itu (sistem First Travel) bisa dibuka, baru bisa," bebernya.

Diketahui, Himpuh merupakan satu dari empat asosiasi penyelenggara haji dan umrah yang tercatat resmi di Indonesia. Selain Himpuh, ada juga tiga asosiasi lain, yakni Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah (Amphuri), Asosiasi Pelaksana Haji, Umroh dan In-Bound Indonesia (Asphurindo), dan Kesatuan Tour Travel Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kesthuri).

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming