Image

Mendagri Bakal Bubarkan Sejumlah Ormas Anti-Pancasila di Daerah

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu, 12 Agustus 2017 - 16:10 WIB
Mendagri, Tjahjo Kumolo (foto: Okezone) Mendagri, Tjahjo Kumolo (foto: Okezone)
 

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan, pihaknya bakal membubarkan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di beberapa daerah yang diduga Anti-Pancasila.

"Ya nanti kita tunggu data yang cukup kuat dulu, ya itu ormas-ormas kecillah yang tidak merata ormas daerah ya, kami meneliti sudah dua tahun," kata Tjahjo di Hotel Atlet Century, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

Ia menyampaikan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerima laporan dari daerah, ada ormas-ormas kecil yang cukup punya nama. Lalu, hasilnya akan diserahkan Kemendagri ke kejaksaan, kepolisian, Kemenko Polhukam, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan daerah untuk memutuskan ormas ini layak dibubarkan atau tidak. Sebab, pembubaran ormas harus didukung dengan bukti yang kuat seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Politikus PDIP ini juga mengatakan, dalam pembubaran HTI pemerintah sudah memantaunya selama 10 tahun. Untuk ormas yang sekarang sedang dipantau ini, Kemendagri baru mengawasinya selama 2 tahun, sehingga untuk pembubarannya tidak dalam waktu dekat ini.

"HTI itu sudah 10 tahun pembuktiannya. Kemendagri meneliti ormas ini 2 tahunan, nah makanya kan kurang, kita juga klarifikasi apa data video lain, apa ada fotonya, ada videonya nah itu saja sabarlah, tunggu waktunya. Tidak dalam waktu dekat, tapi sudah dicermati akan hal itu," paparnya.

Selain itu, Tjahjo pun juga menegaskan bahwa ormas anti-Pancasila yang dibubarkan itu tidak hanya organisasi agama saja.

"Ormas yang dibubarkan tidak terbatas ormas agama, tidak, tetapi ormas umum, ormas sosial pun termasuk ormas radikal pun tetap bisa," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming