Image

Mantap! Perindo NTT Ajarkan Pemuda Berpolitik Santun

Adi Rianghepat, Jurnalis · Sabtu, 12 Agustus 2017 - 18:31 WIB
foto: Okezone foto: Okezone
 

KUPANG - Ketua DPW Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Nusa Tenggara Timur, Jonathan Nubatonis mengajak para pemuda jika nanti pada saatnya ikut tampil dalam dunia politik, maka berpolitiklah dengan santun.

"Karena kesantunan itulah akan memampukan kita untuk menujukan karakter kita sesungguhnya," kata Jonathan saat memberikan materi kepada para pemuda dan mahasiswa dalam Sekolah Politik Pemuda Perindo di kantor partai itu, Sabtu (12/8/2017).

Berpolitik, kata dia, menjadi hak dan pilihan setiap warga negara. Namun demikian haruslah dilakukan dengan santun dan bermartabat. Dengan demikian nilai positif dari aksi politik itu bisa bermanfaat bagi kepentingan masyarakat seutuhnya.

Partai politik adalah organisasi yang disediakan menurut undang-undang bagi para kader untuk merebut kekuasaan. Karena itulah tergantung kemampuan dan daya dorong masing-masing kader.

"Politik itu panglima dan oleh karena itu jika mau merebut kekuasaan maka semua tergantung pada diri kita masing-masing," katanya.

Kaum muda dan mahasiswa saat ini adalah kader dan masa depan bangsa dan daerah. Karena itu harus bisa menyediakan diri sejak dini untuk bisa bertarung merebut kekuasaan yang ada.

"Tetapi harus tetap santun dan bermartabat," katanya.

Ketua Panitia Sekolah Politik Partai Perindo, Erwind Jesua mengatakan, kegiatan ini dimaksud untuk memberi ruang bagi para pemuda dan mahasiswa untuk bisa menimba sejumlah pengetahuan untuk bekalnya berpoltik di masa datang.

"Perindo sediakan kesempatan dengan gratis hanya demi memperbanyak politisi berkarakter di daerah ini," katanya.

Partai Perindo memiliki tanggung jawab untuk menyebarkan virus kebaikan kepada warga dan para kader muda demi keberlanjutan peran pemuda di masa datang dalam bidang politik.

Erwind mengatakan, kegiatan pendidikan politik pemuda Perindo yang diikuti 40 peserta itu dilakukan selama satu bulan dan berpusat di Kantor Sektetariat DPW Perindo NTT.

Para pengajar kata dia berasal dari semua unsur kepentingan sesuai materi yang disediakan. Ada materi tentang Penerapan Nilai Pancasila bagi seorang politisi yang akan dibawakan oleh Kepala Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Provinsi NTT.

"Ada juga materi dari KPU, akademisi dan sejumlah ahli yang tentu disesuaikan dengan materi yang ada," katanya.

Dia mengatakan, akhir dari sekolah yang dilakukan setiap hari Sabtu itu bisa menghasilkan para kader muda yang kuat dan matang untuk tampil di kancah politik daerah dan nasional.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming