Image

Wuuuuiiiihh! Gerindra Targetkan Sapu Bersih Kemenangan Pilkada Jabar

Agregasi Antara, Jurnalis · Sabtu 12 Agustus 2017, 23:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 12 525 1754910 wuuuuiiiihh-gerindra-targetkan-sapu-bersih-kemenangan-pilkada-jabar-xShx5UBI61.jpg Foto: Ilustrasi

SUKABUMI - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat menargetkan sapu bersih kemenangan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jabar 2018.

"Pada pilkada mendatang ada 16 kota dan kabupaten ditambah Pemilihan Gubernur Jabar yang akan melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan ini. Kami yakin seluruh daerah yang akan melaksanakan Pilkada nanti kader Partai Gerindra akan memenangkannya," kata Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Mulyadi di sela acara kunjungannya ke Sukabumi, Sabtu (12/8/2017.

Menurut dia, untuk memenangkan kursi bupati, wali kota maupun gubernur memang tidaklah mudah dan harus berorientasi pada pemenangan Pemilihan Presiden 2019. Maka dari itu setiap bakal calon yang sudah mendaftar ke partai besutan Prabowo Subianto ini harus berikhtiar sejak dini sebelum surat keputusan dari DPP Partai Gerindra turun.

Pihaknya juga menargetkan seluruh calon yang diusung partainya merupakan kader internal, karena ada trauma tersendiri bagi Gerindra jika mengusung calon dari eksternal, seperti tidak fatsun terhadap partai dan di tengah jalan suka membelot.

Namun demikian hingga saat ini, belum ada satupun bakal calon yang mendaftar ke Gerindra mendapatkan SK karena masih dalam proses fit and proper test dan survei. Rencananya pada 1 Januari akan ada launching siapa saja calon kepala daerah baik bupati, wali kota maupun gubernur yang akan diusung Gerindra.

"Komunikasi politik terus kami lakukan, dan yang paling intens dengan PKS, PAN, Demokrat dan beberapa partai lain," tuturnya.

Mulyadi membantah bahwa Partai Gerindra minim figur calon kepala daerah pada pilkada 2018 mendatang. Maka dari itu pihaknya akan memperkuat diri dalam penjaringan ini dan setiap bakal calon yang mendaftar wajib fatsun terhadap partainya.

"Namun demikian kami tetap mengedepankan kader internal yang mempunyai kompetensi, elektabilitas dan populeritas baik," katanya.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini