Image

Innalillahi... Kurang Pasokan Oksigen, 60 Pasien Anak di Rumah Sakit Ini Tewas

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Minggu 13 Agustus 2017, 00:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 13 18 1754919 innallilahi-kurang-pasokan-oksigen-60-pasien-anak-di-rumah-sakit-ini-tewas-VMpNZqkWiw.jpg Pasien anak di sebuah rumah sakit di India. (Foto: AP)

PRADESH - Sedikitnya 60 pasien anak meninggal di sebuah rumah sakit di Uttar Pradesh, India hanya dalam kurun waktu 5 hari. Puluhan pasien anak yang tewas diketahui terdiri dari 34 bayi yang meninggal di unit perawatan intensif, 12 anak meninggal karena ensefalitis (peradangan pada jaringan otak) dan sisanya tewas karena penyebab yang belum diketahui.

Media lokal melaporkan sebagian dari kasus kematian pasien anak tersebut disebabkan karena rumah sakit gagal menyediakan pasokan oksigen. Pihak rumah sakit dituding tak sanggup membayar tagihan terhadap pemasok sehingga pasokan oksigen terhenti.

Salah satu orangtua pasien menyebut, pasokan oksigen untuk anaknya terhenti pada Kamis 10 Agustus malam waktu setempat. Para orangtua kemudian diberi alat bantu pernapasan dan mereka diminta untuk membantu anak mereka masing-masing untuk bernapas dengan alat tersebut.

Saksi lain, Parmatma Gautam yang tengah menjaga keponakannya yang baru lahir menuturkan pihak rumah sakit dan pihak berwenang berusaha menutupi kegagalan mereka dalam memenuhi pasukan oksigen. "Aku melihat keponakanku yang berusia 1 bulan berjuang untuk bernapas dan kami tidak dapat melakukan apa pun untuk membantunya," ujar Gautam sebagaimana dilansir dari Sky News, Minggu (13/8/2017).

Sementara itu, perwakilan rumah sakit, Rajiv Rautela menegaskan bahwa, kematian pasien anak dari satu rumah sakit itu disebabkan oleh sebab alami. Rautela juga dengan tegas membantah rumah sakit kekurangan oksigen. Senada dengan Rautela, seorang dokter di rumah sakit tersebut, Kafeel Khan juga menegaskan puluhan pasien anak tidak meninggal karena kekurangan oksigen.

Pemerintah Uttar Pradesh sendiri telah memerintahkan penyelidikan atas kasus ini dan telah menerjunkan tim investigasi khusus dari Kementerian Kesehatan. Pihak oposisi India menyalahkan pemerintahan di bawah kepemimpinan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi atas insiden ini yang dianggap gagal dalam memajukan sektor kesehatan.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini