Image

Jokowi: Tidak Ada Keharusan bagi Sekolah Terapkan Full Day School

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Minggu, 13 Agustus 2017 - 15:57 WIB
Presiden Jokowi di Pondok Pesantren Nurul Islam, Jember. (foto: antara) Presiden Jokowi di Pondok Pesantren Nurul Islam, Jember. (foto: antara)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan bahwa tidak ada keharusan bagi sekolah di seluruh Indonesia untuk menerapkan program pendidikan karakter lima hari sekolah atau “full day school”.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden pada Minggu, (13/8/2017), usai membagikan 1.725 Kartu Indonesia Pintar (KIP) di SMP Negeri 7 Jember.

"Ini untuk kedua kalinya ingin saya sampaikan (yang masih ditanyakan) mengenai lima hari sekolah. Perlu saya sampaikan, perlu saya tegaskan lagi bahwa tidak ada keharusan untuk lima hari sekolah. Jadi tidak ada keharusan full day school. Supaya diketahui," ujar Jokowi di lokasi, Minggu (13/8/2017)

Meski demikian, Kepala Negara tetap memberikan izin bagi sekolah-sekolah yang telah menerapkan kebijakan full day school tersebut. Namun, lanjut dia, dengan syarat kebijakan tersebut harus diterima oleh masyarakat dan para tokoh agama setempat.

"Yang selama ini enam hari silakan lanjutkan. Tidak perlu berubah sampai lima hari. Yang sudah lima hari dan itu kalau memang diinginkan oleh semua pihak ya silakan diteruskan. Kalau diinginkan oleh masyarakat dan ulama silakan," tuturnya. (sym)

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming