Image

Kasihan! Balita yang Jatuh dari Lantai 3 Sekolah di Tangsel Belum Sadarkan Diri

Hambali, Jurnalis · Minggu 13 Agustus 2017, 01:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 13 338 1754926 kasihan-balita-yang-jatuh-dari-lantai-3-sekolah-di-tangsel-belum-sadarkan-diri-zQ7fAxm1Px.jpg Suasana di rumah orangtua Afkar, balita yang jatuh dari Gedung SDN 4 Ciputat (Foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Afkar (3), bocah malang yang terjatuh dari lantai tiga SDN 4 Ciputat, Sabtu 12 Agustus 2017 pagi, hingga kini masih tak sadarkan diri di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat.

Menurut keterangan pihak keluarga, Afkar masih dirawat intensif di RS Sari Asih. Lukanya yang cukup serius di bagian kepala, membuat balita malang itu belum sadarkan diri kendati berbagai upaya telah dilakukan tim dokter.

"Afkar saat ini masih berada di rumah sakit, ada orangtuanya yang mendampingi. Kondisinya terluka di bagian kepala depan dan belakang, jadi belum sadar semenjak kejadian tadi," tutur Anes (20), bibinya saat ditemui di kediaman orang tua Afkar, Gang Langgar 1, Nomor 41, RT 12 RW 11, Kedaung, Pamulang, Tangsel.

Kedua orangtuanya, Rian dan Tia, penuh kecemasan setia menemani Afkar di salah satu ruangan RS Sari Asih sejak siang tadi. Sedangkan neneknya, Nurhasanah, terkulai lemas di dalam rumah. Dari raut wajahnya, terpancar gimik penuh syok mengetahui cucunya belum juga sadarkan diri.

"Iya, tadi Afkar datang ke sekolah (SDN 4) bersama nenek, untuk menjemput kakaknya. Terus tahu-tahu saya mendapat telefon jika Afkar jatuh," ujar Anes.

Baca juga: Astaga! Luput dari Pengawasan, Seorang Balita Jatuh dari Lantai 3 Sekolah di Tangsel

Seperti diketahui, balita Afkar terjatuh dari lantai tiga SDN 4 Ciputat sekira pukul 10.30 WIB. Sebelum terjatuh, beberapa warga sempat melihatnya bermain di sisi bangunan yang tak memiliki pengaman di bagian sisinya itu. Selanjutnya, Afkar pun terjatuh dengan luka serius di bagian kepala.

Afkar (3) masih terkulai di rumah sakit dan belum sadarkan diri (Foto: Istimewa)

Sementara, tak ada penjelasan apa pun dari pihak SDN 4 terkait peristiwa itu. Pihak sekolah terkesan membebaskan siapa pun keluar-masuk dan menaiki gedung yang masih dalam proses pembangunan, meski beberapa sisinya sangat membahayakan karena belum dilengkapi pembatas.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini