Image

Mantap! Mahasiswa di Kupang Beri Pengetahuan Iptek kepada Warga Terisolir

Foto: Ilustrasi Okezone

Foto: Ilustrasi Okezone

KUPANG - Para akademisi dan mahasiswa di Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan Iptek Bagi Masyarakat (IBM) pada sejumlah masyarakat Suku Bajo di Pulau Kera Kabupaten Kupang yang terisolir.

Kegiatan yang digelar oleh Politeknik Pertanian Negeri Kupang itu bertujuan untuk meningkatkan pendidikan anak-anak di Pulau Kera yang terisolir.

"Kebetulan kami dari Politeknik Negeri Kupang mendapatkan bantuan dari pemerintah. Dan bantuannya ada dua yakni dalam bidang pendidikan dan kesehatan," ungkap Ketua Tim IBM Pulau Kera Sondang PP Leoanak, baru-baru ini.

Pulau Kera sendiri merupakan salah satu pulau yang bisa dikatakan terisolir di wilayah Kabupaten Kupang. Pasalnya, di pulau tersebut belum ada bangunan sekolah. Selain itu di pulau tersebut juga tak memiliki air bersih, listrik, serta jalan.

Kegiatan IBM tersebut, kata Sondang, dilakukan di bidang pendidikan karena memang anak-anak di pulau tersebut tak ada satupun yang mengenyam bangku sekolahan.

Untuk kegiatan yang dilaksanakan di Pulau Kera nanti, lanjut dia, anak-anak akan dikembangkan daya kreativitanya.

"Jadi untuk bidang pendidikan kita gelar berbagai lomba membuat perahu yang bertujuan melatih kreatifitas anak serta sejumlah lomba lainnya seperti makan kerupuk dan lomba membawa kelereng," jelas dia.

Sodang mengatakan, walaupun anak-anak di Suku Bajo tak ada yang bersekolah, namun diharapkan kegiatan tersebut mampu melatih daya kreativitasnya.

Lomba pembuatan perahu bagi anak-anak di pulau tersebut juga diharapkan bisa menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap laut. Terlebih anak-anak suku Bajo adalah anak-anak yang hidupnya kerap dihabiskan di lautan.

Sondang berharap kelak tangan pemerintah bisa turun langsung untuk memperhatikan pendidikan bagi anak-anak di Pulau Kera dengan membangun sekolah di pulau tersebut. Pasalnya, di Pulau Kera memang tidak terdapat sekolah bagi anak-anak belajar.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x