Image

Meriah! Pakistan dan India Rayakan HUT ke-70 Kemerdekaan dari Inggris

Senin 14 Agustus 2017, 18:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 14 18 1755833 meriah-pakistan-dan-india-rayakan-hut-ke-70-kemerdekaan-dari-inggris-9udrKcwsHP.jpg Pelajar putri di India berlatih tarian tradisional sebagai persiapan peringatan kemerdekaan ke-70 India. (Foto: EPA)

INDIA – Bendera nasional India marak menghiasi berbagai sudut jalan, termasuk di lampu-lampu lalu lintas. Gedung Parlemen India juga dihias lampu. Bahkan jebakan monyet dipasang di sekitar Monumen Delhi saat India bersiap memperingati 70 tahun kemerdekaannya.

Sementara itu, selama akhir pekan pasukan Angkatan Udara negara tetangga berlatih di Ibu Kota, Islamabad, untuk menampilkan pertunjukan udara terbesar dalam sejarah Pakistan hari ini. Sehari lebih awal dari India, Pakistan memperingati hari kemerdekaan pada 14 Agustus.

Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, akan memimpin langsung perayaan HUT India yang digelar pada Selasa 15 Agustus. Ia akan memberikan pidato langsung dari Benteng Merah Delhi. Di sini, pada 70 tahun lalu PM pertama India yaitu Jawaharlal Nehru menyaksikan proses penurunan bendera Union Jack tepat tengah malam pada 15 Agustus1947. Union Jack adalah bendera kebangsaan Inggris, yang kala itu menguasai India sebagai koloninya.

Seperti pendahulunya, Modi akan mengawasi pengibaran bendera India yang dikenal sebagai triwarna. Setelah upacara, akan ada parade militer di kota tua Delhi.

Hal yang unik, Modi sedang mencari saran untuk topik pidatonya melalui aplikasi resmi. Ia berencana menyampaikan pidato tentang hubungan kemerdekaan India dengan pergerakan yang dirintis Mahatma Gandhi, Quit India, pada 1942. Kala itu, Quit India bertujuan mengusir Inggris dari tanah India. Dan hal tersebut terwujud lima tahun kemudian.

Hari Kemerdekaan tahun ini, kata Modi, harus menjadi “hari penyelesaian” yang sama. Sekaligus, memantik transformasi India dalam 5 tahun masa kerjanya.

Sementara itu, di Pakistan, sang perdana menteri, Shahid Khaqan Abbasi, juga akan ikut serta pada upacara pengibaran bendera di Parlemen negaranya. Sama seperti di India, perayaan ini juga diramaikan dengan parade militer serta penghormatan dengan 31 senjata.

Meskipun kedua negara tersebut meraih kemerdekaan di momen yang sama, Pakistan merayakannya lebih awal dari India. Pasalnya, Wakil Raja Inggris kala itu, Lord Mountbatten, menyerahkan sumpah kemerdekaan kepada Gubernur Jenderal Pertama Pakistan, Muhammad Ali Jinnah, pada 14 Agustus. Barulah ia melakukan hal yang sama untuk India, pada tengah malam berikutnya.

Semua sekolah di India diinstruksikan untuk menggelar upacara pengibaran bendera pada pukul 08.00. Dalam upacara itu, para siswa diminta mengucapkan sumpah untuk membebaskan negara dari penyakit, kemiskinan, korupsi, terorisme, dan diskriminasi agama maupun kasta.

Namun perintah tersebut mendapat perlawanan di Bengal Barat. Kawasan ini merupakan kantong lawan Modi, Memata Benerjee. Bahkan, Benerjee memerintahkan menteri pendidikannya untuk mengabaikan instruksi tersebut.

“Perasaan patriotisme tidak bisa dipaksakan kepada seseorang,” kata Benerjee.

Kontroversi juga mengganggu perayaan kemerdekaan di Uttar Pradesh, wilayah paling padat penduduk di India. Di sini, pemimpin garis keras Hindu, Yogi Adityanath mendapat kritik keras karena memerintahkan sekolah Islam untuk memfilmkan upacara Kemerdekaan yang mereka helat.

Pemimpin Islam di negara bagian tersebut menyebutnya sebagai upaya menguji patriotisme mereka. Dalam satu tahun ini, kasus kekerasan antara penganut Hindu dan muslim cukup tinggi.

Meski begitu, menteri negara Uttar Pardesh bersikeras, kebijakan itu sebenarnya untuk membantu sekolah muslim membuktikan bahwa mereka ikut serta pada perayaan HUT ke-70 India. Otoritas lokal menyebut, video itu akan menjadi persyaratan utama untuk menerima dana pemerintah.

Salah seorang pengamat di Delhi memprediksi tema militer akan menghiasi perayaan kemerdekaan tahun ini. Patung dan poster telah terpasang di beberapa pasar mewah di Kota Delhi. Selain itu sejumlah orang mengubah mobil jip militer menjadi kanvas untuk para seniman jalanan.

Tahun lalu, operasi militer terjadi di perbatasan utara Pakistan. Sementara itu, ratusan tentara India tetapi terkunci dalam kebuntuan dengan wilayah China yang bersengketa di bagian timur negaranya.

Wakil Perdana Menteri China, Wang Yang akan hadir untuk memperingati HUT ke-70 India di Islambad. Kehadiran Wang menjadi penanda hubungan ekonomi dan keuangan antara kedua negara baik. Peringatan kemerdekan India dan Pakistan juga akan digelar di seluruh dunia oleh anggota diaspora benua ini, termasuk di Singapura, Inggris, dan Australia.

(Nurfajerin Desiyani)

1 / 4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini