nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantap! DPR Dukung Pembentukan Komunitas Pemuda Sadar Narkoba

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 14 Agustus 2017 12:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 14 337 1755865 mantap-dpr-dukung-pembentukan-komunitas-pemuda-sadar-narkoba-tfY8bIRIAf.jpg foto: Illustrasi Okezone

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menegaskan, bisnis narkoba di Indonesia sudah menggurita, apalagi di Ibu Kota Jakarta. Salah satunya yakni temuan barang bukti 1 ton narkotika jenis sabu di Anyer, Banten beberapa waktu lalu.

"Lalu ada temuan 300 kilogram sabu, ini membuka kesadaran kita betapa narkoba telah menghantui setiap sendi kehidupan masyarakat. Wajar jika Presiden Jokowi menyatakan Indonesia darurat narkoba," kata Sahroni saat Sosialisasi UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika di Gedung Wanilan daerah Kapuk, Jakarta Barat, Senin (14/8/2017).

 

Oleh karena itu, ia menegaskan, kejahatan narkotika harus melibatkan semua pihaknya, mulai lingkup keluarga hingga masyarakat luas, agar peredaran barang haram tersebut dapat di minimalisasi. Sebab, jika tidak, narkotika sulit dihilangkan.

"Pembentukan komunitas pemuda sadar narkoba sebagaimana yang dilakukan karang taruna di daerah Kapuk ini perlu didukung dan diakomodasi, agar peredaran narkoba dapat dihambat dan dihentikan," tegasnya.

Perlu diketahui, berdasarkan laporan United Nations Office on Drugs and Crime (UNOCD) pada 2015, hasil kejahatan transnasional sebesar USD125 miliar per tahun (Rp1,68 miliar atau mendekati pendapatan RI sebesar Rp1,82 miliar. Data menunjukkan hasil peredaran gelap narkoba sebesar USD106,25 miliar per tahun (85% dari USD125 miliar per tahun).

Transaksi narkoba di ASEAN sebesar Rp160 triliun di mana Rp48 triliun (30%) dihasilkan di Indonesia. Dari hasil survei BNN dan UI (2014) diestimasikan belanja narkoba setahun sebesar Rp42,9 triliun atau 23,5% dari pendapatan negara (Rp1.822,5 triliun).

Acara sosialisasi UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dihadiri Asisten Kesra Kota Jakbar, Yusran Burhan; Kasat Narkoba Polres Jakbar, AKBP Suhermanto; Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP DKI Jakarta, Khrisna Anggara; Kejaksaan Negeri Jakbar, Ismail Fahmi; dan Camat Cengkareng, Mas'ud Effendi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini