Image

Bandar Pengendali Jaringan Sabu Malaysia Akhirnya Tewas Ditangan Polisi

Erie Prasetyo, Jurnalis · Senin, 14 Agustus 2017 - 01:01 WIB
Pengungkapan kasus bandar sabu (Foto: Okezone) Pengungkapan kasus bandar sabu (Foto: Okezone)

MEDAN - Ternyata Aiyub (54) warga asal Aceh, tersangka yang ditembak mati petugas merupakan pengendali jaringan peredaran sabu-sabu asal Malaysia yang langsung dibawa ke Medan untuk diedarkan. Dia juga sempat mengedarkan sabu sebanyak 48 kilogram (kg) di Kota Medan sebelum ditangkap.

Hal tersebut dikatakan Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho di Rumah Sakit Bhyangkara Polda Sumut.

"Tersangka Aiyub berasal dari Aceh dan tinggal di Bogor dia ini pimpinan salah satu kelompok di Medan. Ia datang lagi untuk mengecek perdagangan narkoba jaringannya di Medan," kata Kombes Pol Sandi Nugroho didampingi Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu serta dokter Forensik RS Bhyangkara Polda Sumut, Minggu (13/8/2017).

Lebih jauh diterangkan Sandi, tersangka yang merupakan pengendali jaringan sabu asal Malaysia ini ditangkap pada Sabtu, 12 Aguatus 2017.

"Kita tangkap dan saat dilakukan pengembangan, tersangka melakukan perlawanan saat berupaya kabur sehingga diberikan tembakan dan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke RS Bhayangkara," terangnya.

Sandi menyebutkan, dari keterangan awal sebelum ditembak, Aiyub mengaku bahwa sabu yang diedarkannya berasal dari Malaysia, dibawa langsung ke Medan.

"Awalnya sabu yang diterima Aiyub sejumlah 50 Kilogram dan telah diedarkan selama tiga bulan terakhir. Untuk modus peredarannya dari keterangan tersangka, selalu berubah-ubah. Kita duga dari laut," sebut orang nomor sat di Mapolrestabes Medan ini.

Dia menyatakan, Aiyub meninggal dunia dengan tiga luka tembak di punggung. "Sementara kita masih melakukan pengembangan terhadap dua anggota jaringan Aiyub berinisial TN dan R.

Sebelumnya, tersangka Aiyub awalnya ditangkap di Jalan Beo Perumnas Mandala pada Sabtu (12/82017) malam. Dari tangannya, polisi menyita 2 kilogram sabu. Setelah ditangkap, polisi lalu melakukan upaya pengembangan untuk menangkap tersangka lain.

Sial bagi Aiyub, polisi menembaknya hingga tewas karena diduga berupaya kabur dan menyerang petugas saat dibawa untuk pengembangan ke kawasan Kanal, Patumbak.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming