Image

Tak Ribet, Mbah Sulimah Hanya Butuh Dua Pekan Bisa Operasi Katarak Gratis Jalinan Kasih

Taufik Budi, Jurnalis · Jum'at, 18 Agustus 2017 - 19:22 WIB

SEMARANG - Banyaknya warga miskin yang membutuhkan bantuan kesehatan membuat Yayasan Jalinan Kasih dan MNC Peduli secara rutin menggelar operasi katarak gratis. Warga pun tak perlu menyiapkan syarat yang rumit agar bisa mendapatkan pengobatan gangguan penglihatan tersebut.

Seperti disampaikan Zakromah warga Ajasmoro Semarang, saat mengantarkan ibunya, Sulimah (70), ke lokasi operasi kataraka gratis SMC Telogorejo. Saat mendengar informasi operasi katarak gratis dari perangkat kelurahan, ibunya langsung bersemangat untuk mengikutinya.

"Sekira dua pekan lalu mendapat informasi ini (operasi katarak gratis). Ibu saya yang malah bersemangat untuk ikut. Saat itu diantar oleh Ketua RW untuk daftar sekaligus menyerahkan persyaratan fotokopi KTP, KK, dan SKTM," kata Zakromah, Jumat (18/8/2017).

Dia mengaku tak ada persyaratan lain yang memberatkan termasuk pungutan biaya pendaftaran. Sulimah pun dinyatakan lolos seleksi dan termasuk 115 orang yang mendapat giliran operasi katarak gratis. Setelah mengantre beberapa saat, perempuan lansia itu kemudian masuk ke ruang operasi bersama pasien lainnya.

"Ibu saya ini mengeluh sakit sudah cukup lama. Pandangannya kabur, samar-samar. Ya tidak diobati, selama ini. Makanya kami sangat bersyukur, ada operasi katarak gratis ini. Semoga ibu saya pandangannya kembali membaik," ujar Zakromah sembari menunggu ibunya keluar dari ruang operasi.

Ketua I Yayasan Jalinan Kasih, Syafril Nasution, menyampaikan, kegiatan serupa akan terus digelar untuk membantu masyarakat miskin. Setiap kali digelar, program kemanusiaan itu selalu mendapat respons positif warga. Selain Semarang, kegiatan sosial tersebut juga berlangsung di berbagai daerah secara bergantian di seluruh Indonesia.

"Kegiatan ini rutin digelar, selain di Semarang juga daerah lain di Indonesia. Untuk yang di sini (Semarang), peminatnya sangat banyak. Tapi setelah ada seleksi dari dokter misalnya tekanan darah tinggi atau kadar gula meningkat, maka operasinya ditunda," ujar Syafril.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming