Image

Catat! Wapres JK Sebut Indonesia Tak Perlu Banyak Perguruan Tinggi Islam

Reni Lestari, Jurnalis · Rabu, 23 Agustus 2017 - 17:05 WIB
Foto: Antara Foto: Antara

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendorong akademisi Universitas Ibnu Chaldun Jakarta untuk mengembangkan kualitas pendidikan dan keilmuan. JK mengatakan, yang terpenting bukanlah kuantitas Perguruan Tinggi Islam, tetapi kualitasnya.

"Saya harapkan bahwa rektor, dosen dan mahasiswa harus bersatu untuk meningkatkan kualitas itu. Karena kita tak lagi butuhkan jumlah terlalu banyak Perguruan Tinggi Islam," kata JK saat membuka Simposium Internasional Pendidikan Islam di Unversitas Ibnu Chaldun (UIC), Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (23/8/2017).

"Yang kita pertaruhkan hari ini adalah kualitas sampai bagaimana kita mencapai ilmu yang baik," lanjut dia.

JK melanjutkan, berkat teknologi, perkembangan ilmu pengetahuan menjadi semakin cepat. Kaum akademisi perlu beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung cepat tersebut.

JK berharap inovasi-inovasi di bidang ilmu pengetahuan bisa menunjang perbaikan ekonomi bangsa ke depan. Menurutnya, ada banyak orang yang pandai berpolitik dan mengurus birokrasi, tetapi mengembangkan ekonomi memerlukan upaya dan motivasi yang keras.

"Apabila kita bicara ekonomi bangsa, tentu kita menjadi hal yang harus dicapai dengan kerja keras oleh kita semua, tapi juga harus punya motivasi yang besar," kata dia.

JK juga menekankan, sebagai lembaga pendidikan, universitas hendaknya bertindak visioner dan tidak melulu bertumpu pada kebanggan akan prestasi yang diraih pada masa lalu.

"Karena itu jangan hanya bangga nama universitas ini Ibnu Chaldun sehingga kita bangga Ibnu Chaldun seorang pemikir Islam begini hebat, itu kebanggaan masa lalu. Yang Kita butuhkan adalah jalan yang lurus pada masa datang," tutup JK.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming