nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wow! Tersesat di Grand Canyon Selama 5 Hari, Dua Remaja Ini Bertahan Tanpa Air

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Kamis 24 Agustus 2017 13:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 24 18 1762121 wow-tersesat-di-grand-canyon-selama-5-hari-dua-remaja-ini-bertahan-tanpa-air-2NQDq0ZBoO.jpg Dua remaja yang tersesat di Grand Canyon selama lima hari tanpa air minum. (Foto: Instagram/Rowan Fitch)

ARIZONA - Bagi Anda yang menyukai perjalanan di hutan, mungkin cerita ini bisa jadi pelajaran. Peralatan seperti peta atau perbekalan harus disiapkan dengan matang, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya saat perjalanan.

Rowan Fitch dan Reese McMichael, dua remaja yang sama-sama berusia 18 tahun ini tersesat di Grand Canyon selama lima hari. Mereka bertahan hidup hanya dengan bergantung dua batang camilan.

Fitch dan McMichael tengah dalam perjalanan dari Jacksonville, Florida, untuk memulai kuliah di West Coast minggu lalu. Mereka memutuskan untuk mengambil jalan memutar dan mendaki dasar Grand Canyon. Namun tak disangka, justru keduanya tersesat. Lebih parahnya lagi, mereka tidak membawa persediaan air minum dan hanya memiliki dua batang camilan yang nantinya akan mereka bagi.

Dua sahabat ini menghabiskan waktu beberapa jam untuk mencoba menemukan rute kembali namun mereka sadar bahwa lama-kelamaan jalan semakin curam. Saat itu mereka yakin tengah menghadapi masalah.

Berada di Grand Canyon yang memiliki suhu 37,7 derajat Celsius, mereka berusaha menjaga kebugaran tubuhnya dengan cara menelusuri jalan yang memiliki area teduh. Selain itu untuk menghilangkan dahaga, kedua remaja tersebut terpaksa meminum air dari genangan.

“Setiap hari kami hanya memakan sepotong granola itu. Kami minum dari genangan kecil di tanah. Kami berpikir sepertinya air itu bersih, " ungkap Fitch.

Fitch juga menjelaskan, mereka berusaha mencari pertolongan. Namun ponsel mereka berdua tidak mendapatkan sinyal.

"Kami memiliki ponsel, tapi tidak ada sinyal di Grand Canyon. Kau pun akan mulai berpikir, 'Apa yang terjadi jika tidak ada yang datang untuk menolong kami? Apa yang terjadi kalau mereka tak tahu bahwa kami hilang?’” katanya, dilansir dari Daily Mail, Kamis (24/8/2017).

Karena tak kunjung menemukan jalan yang tepat, akhirnya kedua remaja tersebut memutuskan untuk menunggu. Butuh waktu lima hari sebelum akhirnya penantian Fitch dan McMichael terjawab. Mereka melihat helikopter di kejauhan. Keduanya pun berusaha memanggil helikopter tersebut dengan cara menggerakkan dahan pohon dan meniup peluit.

"Saya adalah penjaga pantai, jadi saya memiliki peluit besar berwarna oranye terang dan saya meniupnya. Kami menggerakkan dahan pohon pada mereka. Kami merasakan euforia. Aku dan temanku sama-sama menangis bahagia," kenang Fitch.

Ia juga menyatakan bahwa untuk sementara waktu dia tak akan ke Grand Canyon akibat masih dilanda rasa trauma. Apabila harus ke Grand Canyon pun, harus bersama pemandu.

“Jika saya mengunjungi Grand Canyon lagi, saya akan pergi dengan pemandu. Saya juga akan memberi tahu orang-orang ke mana saya pergi,” tukasnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini