Astaga! Dihantam Longsor Susulan, Otoritas Swiss Hentikan Pencarian Korban Hilang

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Sabtu 26 Agustus 2017 21:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 26 18 1763795 astaga-dihantam-longsor-susulan-otoritas-swiss-hentikan-pencarian-korban-hilang-jWtsWggSZm.jpg Bencana tanah longsor hantam Swiss. (Foto: Reuters)

VAL BONDASCA - Tim penyelamat memutuskan untuk menghentikan proses pencarian korban hilang menyusul prediksi terjadinya longsor susulan di wilayah Pegunungan Alpen, Swiss. Sebagaimana diberitakan, longsor di wilayah perbatasan antara Swiss dan Italia itu telah menyebabkan 8 orang hilang.

Longsor susulan diketahui terjadi pada Rabu 23 Agustus dan hari Jumat 25 Agustus. Longsor ini juga kembali mengirim banjir lumpur yang menggenangi Desa Bondo. Otoritas berwenang memprediksi jika longsor susulan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Sebagaimana dinukil dari Reuters, Sabtu (26/8/2017), kemungkinan adanya longsor susulan diketahui berdasarkan pengamatan seorang ahli geologi yang memeriksa kondisi gunung Piz Cengalo setinggi 3.369 meter melalui udara atau dengan menggunakan helikopter. Kedelapan korban yang hilang diketahui terdiri dari warga lokal, warga negara Jerman dan Austria.

Longsor diketahui memicu banjir lumpur dan batu yang menghantam wilayah Cengalo dekat dengan perbatasan Swiss-Italia. Akibat insiden tersebut, petugas berwenang mengevakuasi sekira 100 orang dengan menggunakan helikopter.

Baca Juga: Longsor Landa Pegunungan Alpen di Swiss, 8 Orang Hilang

Baca Juga: Waduh! Tak Hanya Pisau, Penyerang di Istana Buckingham Juga Miliki Pedang 1,2 Meter

Berdasarkan pemberitaan di televisi lokal, banjir lumpur terus mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke wilayah yang lebih rendah layaknya lahar. Aliran banjir lumpur ini telah merusak beberapa bangunan dan merobohkan satu di antaranya.

Polisi menyatakan, setidaknya terdapat 12 bangunan yang terdampak bencana termasuk sebuah peternakan kuda dan lumbung pertanian yang hancur total. Insiden ini juga telah membuat jalan raya utama Graubunden yang menghubungkan Stampa dengan Castasegna, tak bisa dilalui kendaraan.

Pihak berwenang telah meminta warga untuk tidak berada di dalam rumah selama status darurat bencana dan mengungsi ke tempat aman.

Baca Juga: Duuh! Minibus Tabrak 2 Truk Lori di Inggris, 8 Orang Tewas

Baca Juga: Sedih! Tak Dipinjami Kamera Thermal, Polisi Gagal Selamatkan Nyawa Seorang Pria

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini