nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Isi Orasi Ilmiah di Kampus Malang, Pramono Anung: Mahasiswa Harus Punya Mimpi dan Fighting Spirit

Agregasi Antara, Jurnalis · Minggu 27 Agustus 2017 17:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 27 65 1764048 isi-orasi-ilmiah-di-kampus-malang-pramono-anung-mahasiswa-harus-punya-mimpi-dan-fighting-spirit-H8wq2Cr653.jpg pramono Anung/baju merah (Foto: Istimewa)

MALANG - Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, mengatakan sektor pembangunan bangsa tak lagi terpusat di Jawa, melainkan menyeluruh menjadi Indonesiasentris. Oleh karena itu, menurutnya, pemuda dituntut kreatif, inovasitf dan menjadi generasi yang optimis.

Hal itu diungkapkan Doktor lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran itu di hadapan 1.745 wisudawan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), baru-baru ini.

Dalam orasi ilmiahnya, Pramono mengimbau kepada para wisudawan agar meraih prestasi, memiliki mimpi besar, dan tak kehilangan fighting spirit untuk meraihnya.

“Sebagai fresh graduate, wisudawan bisa memilih menjadi PNS, pegawai swasta, atau entrepreneur. Tapi, yang paling penting ialah spirit memanfaatkan kesempatan di era milenium ini sangat tak terbatas,” tuturnya.

Saat ini, sambung Pramono, bisnis startup tengah berkembang di Indonesia. Para wisudawan diimbau untuk memanfaatkan hal itu.

“Saudara punya kesempatan itu. Sebagai pemuda, kreativitas jadi hal utama. Orang yang tak punya mimpi, maka ia kehilangan fighting spirit. Sekarang, terwujud atau tidaknya mimpi tergantung pada kalian. Doa orang tua dan kerja keras adalah yang utama. Cara berpikir zaman saya dan saudara sudah jauh berbeda, jadi cara berpikir saudara tak boleh terbelenggu aturan dogmatis. Bermimpilah jadi apa saja,” tandas Pramono.

Selain Pramono Anung, prosesi wisuda turut dihadiri oleh 12 diplomat asing dari Afrika Selatan, Fiji, Iran, Jepang, Kamboja, Kazakhstan, Kolumbia, Laos, Papua Nugini, Spanyol, Sri Lanka, dan Zimbabwe.

Kehadiran mereka di UMM merupakan bagian dari program the 12th Promotion to Indonesian Language and Culture for Foreign Diplomats Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI yang diamanahkan pada unit Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) UMM.

Dalam prosesi wisuda tersebut, terdapat sejumlah mahasiswa berprestasi UMM yang dikukuhkan, diantaranya Nabila Firdausiyah, inisiator Kampung Wisata Jodipan (KWJ) yang menjadi lulusan terbaik di fakultasnya, yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dan Ikhlal Aldhi Wijaya, salah satu tim robot yang menjadi juara dunia pada kontes robot internasional di Amerika Serikat (AS) yang menjadi lulusan terbaik di prodinya, yaitu Teknik Elektro.

Sementara itu, wisudawan terbaik universitas di jenjang program diploma diraih oleh Dewi Purnama Aristia dari prodi D3 Keuangan dan Perbankan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan IPK 3,86. Wisudawan terbaik program sarjana diraih Dwi Prasetiyo dari Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) dan Syariah Isnaini dari Fakultas Agama Islam (FAI). Keduanya meraih IPK 3,97. Sementara wisudawan terbaik program pascasarjana diraih oleh Haron Sa-Lae dari program Magister Sosiologi dengan perolehan IPK 3,81.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini