nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banda Aceh Diselimuti Kabut Asap, Berasal dari Mana Ya?

Rayful Mudassir, Jurnalis · Senin 28 Agustus 2017 15:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 28 340 1764607 banda-aceh-diselimuti-kabut-asap-berasal-dari-mana-ya-fr41kw5gSr.jpg Ilustrasi

JAKARTA – Sejak malam tadi, wilayah Banda Aceh diselimuti kabut asap. Terkait hal itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan kabut asap yang terjadi di Ibukota Provinsi Aceh itu bukan asap kiriman. Melainkan campuran antara uap air dan asap pembakaran biasa.

Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Blang Bintang, Aceh Besar, Zakaria menyebut dari data satelit, asap yang terjadi di Banda Aceh bukan kiriman dari asap kebakaran hutan di sejumlah wilayah Aceh, Seperti di Kabupaten Aceh Barat dan Aceh Timur.

Di samping itu, kecepatan angin juga tidak mendukung untuk mengirim asap kebakaran dari dua wilayah tersebut. “Ketika permukaan tanah menerima air hujan, kemungkinan bisa menguap kembali. Kemudian indikasi lain kita lihat, ada petani yang membakar jerami. Sehingga kami berkesimpulan, ini merupakan gabungan kabut asap dengan uap air atau mist,” kata Zakaria saat dikonfirmasi Okezone, Senin (28/8/2017).

(Baca Juga: Memasuki Puncak Musim Kemarau, Masyarakat Diimbau Waspada Angin Kencang)

Salah seorang warga Banda Aceh, Zuhri Noviandi mengaku, kabut asap mulai terjadi jelang magrib kemarin. Namun setelah turun hujan sekitar satu jam kemudian, asap berangsur mulai hilang. Meski begitu hingga kini kabut asap masih dirasakan di wilayah itu.

“Memang pekat sekali tadi malam asapnya. Sangat mengganggu jarak pandang. Setelah hujan turun memang sudah berkurang, tapi sampai sekarang juga masih ada kabutya, tapi tidak sampai menggaggu pandangan lagi,” papar Zuhri.

Hingga kini asap masih menyelimuti kawasan Banda Aceh. Meski sempat mengganggu jarak pandang warga, namun BMKG menyebut kini tidak ada laporan gangguan serupa. BMKG mencatat jarak pandang kini mencapai 10 kilometer, sehingga cukup aman bagi pengendara kendaraan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini