nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Foto Dokumen Usulan 12 Dubes Baru Beredar, Kemlu: Daftar Itu Tidak Resmi

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 29 Agustus 2017 12:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 29 18 1765249 foto-dokumen-usulan-12-dubes-baru-beredar-kemlu-daftar-itu-tidak-resmi-FUf9ahsdL6.jpg Dokumen daftar nama 12 duta besar baru RI yang beredar. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Belum lama ini sebuah foto yang menunjukkan nama-nama kepala perwakilan Republik Indonesia (RI) untuk 12 negara beredar. Dalam foto dokumen tanpa kop surat tersebut, terlihat usulan nama Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk 12 negara.

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arrmanatha Nasir, pun mengatakan bahwa daftar yang beredar bukanlah daftar resmi. Sehingga, ia tak dapat mengonfirmasi kebenaran yang terdapat dalam tulisan tersebut.

BACA JUGA: Menlu RI Adakan Buka Puasa Bersama dengan Dubes Negara Sahabat

“Daftar yang beredar bukan daftar resmi, sehingga tidak bisa dikonfirmasi,” ujar Arrmanatha Nasir, saat dimintai konfirmasi, Selasa (29/8/2017).

Menurut pria yang akrab disapa Tata itu, pergantian duta besar merupakan hal yang wajar dan rutin dilakukan oleh pemerintah.

“Pergantian duta besar merupakan suatu hal yang rutin, dilakukan setiap sekira 3 tahun,” jelas Tata merespons beredarnya nama-nama duta besar baru tersebut.

BACA JUGA: Dubes Malaysia: Indonesia dan Malaysia Wajib Jadi Sahabat Karib

Salah satu nama yang tercantum dalam dokumen tersebut adalah Fauzi Bowo. Berdasarkan tulisan di kertas tersebut, posisi pria yang kini menjabat sebagai Dubes RI di Berlin, Jerman, itu akan digantikan dengan Deputi I Bidang Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Arid Havas Oesgroseno. Fauzi Bowo sendiri ditunjuk mewakili Indonesia di Jerman pada 2013. Artinya, sudah 4 tahun mantan gubernur DKI Jakarta itu menjabat sebagai orang nomor satu Indonesia di Jerman.

Pergantian ini, lanjut Tata, dilakukan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Presiden akan menunjuk duta besar baru yang akan menjadi perwakilan Indonesia di luar negeri berdasarkan pertimbangan DPR.

“Sesuai dengan undang-undang, penunjukan duta besar dilakukan presiden atas pertimbangan DPR,” tutur Tata.

BACA JUGA: Dubes Australia: Indonesia Seperti Negeri Impian

Berikut daftar 12 nama yang diusulkan menjadi duta besar baru berdasarkan foto dokumen yang beredar:

1. Dubes Bucharest, Dian Nurbiantoro, akan digantikan Pati Staf Ahli Kapolri, Irjen Mahar Azet.

2. Dubes Lisabon, Mulya Wirana, akan digantikan Wakeppri KBRI Den Haag, Hersindaru Arwityo Ibnu Wiwoho Wahyutomo.

3. Dubes Madrid, Yuli Mumpuni Widarso, akan digantikan mantan Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas, Adrinof Chaniago.

4. Dubes Phnom Penh, Pitono Purnomo, akan digantikan Sekretaris Ditjen Asia-Pasifik dan Afrika, Sudirman Haseng.

5. Dubes Bern, Linggawaty Hakim, akan digantikan mantan Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman Darmansyah Hadad.

6. Dubes Berlin, Fauzi Bowo, akan digantikan eks Deputi I Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Maritim, Arif Havas Oegroseno.

7. Dubes Oslo, Yuwono Agus Putranto, akan digantikan Advokat Todung, Mulya Lubis.

8. Dubes Bandar Seri Begawan, Nurul Qomar, akan digantikan Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sudjatmiko.

9. Dubes Beijing, Soegeng Rahardjo, akan digantikan Staf Khusus Menlu untuk Isu-isu Strategis, Djauhari Oratmangun.

10. Dubes Suva, Gary Rachman Makmun Jusuf, akan digantikan Direktur Kerja Sama Intrakawasan dan Antarkawasan Asia-Pasifik dan Afrika, Benyamin Scott Carnadi.

11. Dubes Vientiane, Irmawan Emir Wisnandar, akan digantikan Direktur Pemberdayaan Usaha BKPM, Pratito Soeharyo.

12. Dubes Manila, Letjen TNI (Purn) Johny J Lumintang, akan digantikan Sekretaris Utama BNP2TKI, Hermono. (DJI)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini