nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Subhanallah! Berusia 94 Tahun, Veteran Tentara Uzbekistan Khusyuk Beribadah Haji

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis · Kamis 31 Agustus 2017 17:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 31 18 1766977 subhanallah-berusia-94-tahun-veteran-tentara-uzbekistan-khusyuk-beribadah-haji-TPOV6WulyE.jpg Veteran Perang Dunia II dari Uzbekistan, Khoja Hajiyev, melaksanakan ibadah haji di usia 94 tahun. (Foto: Saudi Gazette)

MAKKAH — Letnan Pertama Tarosan Khoja Hajiyev adalah mantan anggota Pasukan Merah dari Uzbekistan. Datang dari wilayah Andijan di Uzbekistan Timur, Hajiyev bertandang ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun islam kelima yaitu berhaji.

Pria 94 tahun itu tidak hanya angkat senjata pada Perang Dunia II, ia juga menyelamatkan banyak nyawa. Ia menderita banyak luka di tangan, kaki dan punggungnya selama pertempuran puluhan tahun lalu, namun mampu selamat dari berbagi rasa sakit, luka dan tentunya peperangan. Kini Hajiyev datang untuk memenuhi impian seumur hidupnya.

"Saya selamat dari kematian berkali-kali," ujar Hajiyev kepada Saudi Gazette, seperti dikutip pada Kamis (31/8/2017).

BACA JUGA: Bismillah.. Lebih dari 2 Juta Muslim Dunia Mulai Ibadah Haji

Hajiyev mengaku terkejut ketika diterjunkan ke garis depan pertempuran setelah menjalani pelatihan selama 3,5 bulan. Ia bertanggung jawab atas peralatan peluncur roket dan 33 tentara sebagai anggota timnya. Karena performanya yang gemilang, Hajiyev pun naik pangkat menjadi Letnan Pertama.

Promosi itu mampu membuatnya lupa tentang luka akibat Perang Dunia. Hajiyev menyatakan, pasukan Jerman membunuh musuh tanpa ampun.

"Saya mampu menyelamatkan warga sipil melalui kerjasama dengan tentara Pasukan Merah lainnya," tutur Hajiyev.

Saat pertempuran tersebut, sebutir peluru menembus punggungnya sepanjang 6c. Hingga kini bekas lukanya pun masih terlihat. Saat bertempud di Stalingrad saja, kata Hajiyev, ia menderita tujuh luka.

BACA JUGA: Subhanallah! Jamaah Haji Tertua di Dunia Berusia 104 Tahun Berasal dari Indonesia

Mantan tentara Rusia itu kini berada di Kerajaan Arab Saudi dengan anak laki-lakinya untuk menjalani ibadah Haji dengan para perwira militer lainnya. Hajiyev memiliki 10 anak, 38 cucu, 15 cicit serta 5 canggah.

Pria berkaca mata itu bercerita, ia memanjatkan doa untuk istrinya yang meninggal pada 1995, serta untuk para kerabat yang juga sudah meninggal.

Kepala Komite Urusan Agama di Uzbekistan, Dr. Artiq Beik Yusufov, menyatakan, tahun ini negaranya mengirim 75 jamaah haji ke Arab Saudi. Ia memuji pelayanan Pemerintah Arab Saudi terhadap jamaah haji dari Uzbekistan.

"Koordinasi antara kedua negara terkait masalah haji amat baik. Kami telah berkomunikasi dengan Menteri Urusan Haji, Dr. Mohammed Benten, yang menyambut jamaah haji kami dan memfasilitasi semua prosedur terkait haji," imbuhnya.

BACA JUGA: 2 Juta Muslim Ngumpul di Makkah, Jamaah Haji: Saya Amat Senang

Yusufov menjelaskan, jamaah haji Uzbekistan tiba di Kerajaan Arab Saudi dengan 2 penerbangan. Setiap jamaah ditemani oleh kerabat mereka dan didampingi dokter.

"Kami memberi perhatian lebih kepada para jamaah haji mengingat mereka mewakili anggota komunitas penting, termasuk veteran Perang Dunia II, Hajiyev," ujar Yusufov.

BACA JUGA: Wah! Jamaah Haji Nigeria Diminta Doakan Presiden Buhari Saat Wukuf di Arafah

Pemerintah Uzbekistan juga menghormati para tentara ini setiap tahun melalui seremoni khusus. Mereka memberikan fasilitas seperti rumah, mobil dan dukungan finansial.

Petugas resmi delegasi haji Uzbekistan. Haidar Sultan, memaparkan, para veteran perang dalam musim haji tahun ini berusia 95 dan 105 tahun. Meski berusia lanjut, mereka dalam kondisi sehat. Menurut Sultan, beberapa jamaah Uzbekistan ditemani anak dan istri mereka.

"Veteran perang ini melaksanakan haji untuk pertama kalinya dalam hidup mereka dan amat bahagia bisa berada di Arab Saudi untuk perjalanan spiritual dalam hidupnya," kata Sultan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini