nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gempa 6,2 SR di Mentawai Dirasakan Hingga Dua Kabupaten di Bengkulu

Demon Fajri, Jurnalis · Jum'at 01 September 2017 01:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 01 340 1767380 gempa-6-2-sr-di-mentawai-dirasakan-hingga-dua-kabupaten-di-bengkulu-y7kC9asyOo.jpg Gempa Bumi Mentawai (Foto: Okezone)

BENGKULU - Gempa tektonik berkekuatan 6,2 skala richter (SR) yang berpusat di 80 kilometer (KM) Timur Laut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, dirasakan didua kabupaten di Provinsi Bengkulu. Yakni, kabupaten Mukomuko dan Bengkulu Utara.

Gempa yang terjadi pada Jumat (1/9/2017), sekira pukul 00.06 WIB, tersebut dirasakan masyarakat di dua kabupaten, yang mana saat terjadinya gempa di wilayah Mukomuko dan sekitarnya sedang dilanda hujan dengan intensitas lebat.

Meskipun demikian, gempa yang berlokasi di 1.30 Lintang Selatan, 99.66 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer (KM), tidak membuat warga setempat berhamburan keluar rumah.

Supervisor Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Hitatun Arazak mengatakan, gempa di Kepulauan Mentawai dirasakan masyarakat Mukomuko. Dimana, saat terjadinya gempa daerah ini sedang dilanda hujan dengan intensitas lebat.

''Iya, terasa. Masyarakat tidak ada yang keluar rumah. Posisi saat gempa, disini (Mukomuko) sedang dilanda hujan deras,'' kata Hitatun, saat dikonfirmasi, Jumat (1/9/2017).

Hitatun menyampaikan, pihaknya belum menerima laporan atas dampak gempa yang berpusat di Kepulauan Metawai.

''Belum ada laporan kerusakan. Baik sarana bangunan pemerintah, pendidikan, kesehatan, ibadah maupun rumah penduduk,'' sampai Hitatun.

Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Litman mengatakan, gempa disebabkan aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia kebawah Lempeng Eurasia.

''Gempa tidak berpotensi gelombang tsunami,'' tegas Litman.

Sejak gempa terjadi, terang Litman, belum ada aktivitas gempa bumi susulan. Meskipun demikian, pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap terjadinya gempa, yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

''Kita mengimbau warga tetap waspada, terhadap gempa yang sewaktu-waktu bisa terjadi,'' Litman.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini