nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Songsong Pilkada Serentak 2018 di Jatim, KPU Siapkan Relawan Demokrasi

ant, Jurnalis · Minggu 03 September 2017 13:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 03 519 1768369 songsong-pilkada-serentak-2018-di-jatim-kpu-siapkan-relawan-demokrasi-57UXw9SD3A.jpeg Ilustrasi: (Foto: Istimewa)

SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) menyiapkan relawan demokrasi untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan digelar di 18 kabupaten/kota dan provinsi pada 27 Juni 2018.

"KPU Jatim telah membentuk relawan demokrasi sebagai wujud sosialisasi dan meningkatkan masyarakat menggunakan hak pilihnya," ujar komisioner KPU Jatim Choirul Anam kepada wartawan di Surabaya, Minggu (3/9/2017).

Relawan demokrasi yang dibentuk terdiri dari 30 orang dengan mewakili lima segmen, yaitu pemilih pemula, pemilih disabilitas, pemilih perempuan, pemilih marjinal dan pemilih dengan basis keagamaan.

[Baca Juga: Strategi Gerindra di Pilgub Jatim: Terakhir-Terakhir tapi Menang]

"Mereka sudah dibekali sejak setahun lalu dengan kemampuan kepemiluan untuk membantu sosialisasi," ucap komisioner Divisi Perencanaan dan Data tersebut.

Tak itu saja, KPU Jatim dan KPU Kabupaten/Kota telah membentuk "Rumah Pintar Pemilu" yang senantiasa mengundang dan mengajak masyarakat secara aktif untuk belajar tentang kepemiluan.

"Ke depan, kami juga bekerja sama dengan seluruh pemangku kebijakan maupun organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, kemahasiswaan dan keagamaan, termasuk ke masyarakat langsung maupun tak langsung," katanya Sementara itu, pada tahapan sosialisasi, pihaknya juga memaksimalkan pendekatan budaya di empat segmen, masing-masing budaya "Arek", "Pandalungan", "Mataraman" maupun "Malang Raya".

 [Baca Juga: Megawati Minta Masukan Kiai, PDIP Pastikan Usung Cagub dari NU di Pilgub Jawa Timur]

"Yang pasti, KPU akan memaksimalkan semua tahapan sosialisasi, misalnya dalam pemutakhiran data pemilih maka KPU mewajibkan petugas menempel stiker sosialisasi di setiap rumah," kata mantan komisioner KPU Kota Surabaya itu.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini