nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terima 132 Laporan Korban First Travel, Polrestabes Bandung Bakal Limpahkan ke Mabes Polri

CDB Yudistira, Jurnalis · Senin 04 September 2017 11:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 04 525 1768794 terima-132-laporan-korban-first-travel-polrestabes-bandung-bakal-limpahkan-ke-mabes-polri-leRVDaaRAg.jpg Ilustrasi (Dok Antara)

BANDUNG – Satreskrim Polrestabes Bandung segera melimpahkan berkas para jamaah umrah korban First Travel di Bandung ke Mabes Polri. Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Yoris Maulana, mengatakan hingga saat ini pihaknya sudah menerima 132 laporan yang diterima di posko crisis center korban First Travel di Mapolretabes Bandung.

"Data laporan yang masuk masih 132, kita akan limpahkan ke Mabes Polri," ucap Yoris saat di temui di Gedung Satreskrim Mapolretabes Bandung‎, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (4/8/2018).

(Baca Juga: Kasus First Travel, Din Syamsuddin Minta Pelaku Ditindak Tegas)

Yoris mengatakan, sebelum dilimpahkan ke Mabes Polri, pihaknya bakalan mengumpulkan para korban pada Rabu 6 September 2017. Polrestabes Bandung mengumpulkan korban untuk melakukan koordinasi.

"Setelah itu Kamis atau Jumat kita berangkat ke Mabes Polri, berikut dengan perwakilan beberapa dari korban," katanya.

Jika setelah pelimpahan tersebut masih ada korban yang melaporkan ke posko crisis center korban First Travel Polrestabes Bandung, polisi tetap akan menerima laporan tersebut.

"‎Kalau ada yang melapor (lagi) kita terima berkasnya. Tapi, tetap berkasnya itu nanti kita limpahkan ke Mabes," jelas dia.

(Baca Juga: Ungkap Aset Rp7 Miliar Milik Bos First Travel, PPATK Harap Ada Temuan Lain)

Sementara itu, koordinator para korban First Travel di Bandung, Andrian Darmaji mengatakan, pelapor kemungkinan masih dapat bertambah.

"Selasa besok, kita ke Polrestabes Bandung lagi. Ada sekitar 60 korban yang akan melaporkan lagi," kata Andri saat dikonfirmasi melalui sambungan telefon.

Sekadar diketahui, dari total data yang diterima oleh koordinator korban First Travel, dari kantor cabang first travel, ada sekitar 632 orang. Namun, hingga ini pihak kepolisian baru menerima 132 laporan.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini