nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

VIDEO: Tidak Tahan dengan Kekerasan di Kashmir, Polisi Ini Resign

Emirald Julio, Jurnalis · Kamis 07 September 2017 00:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 06 18 1770724 video-tidak-tahan-dengan-kekerasan-di-kashmir-polisi-ini-resign-ZSdQxMbNtG.jpg Potongan gambar ketika Rayees menceritakan keluhannya mengenai keadaan di Kashmir (Foto: Istimewa)

SRINAGAR – Seorang polisi di India mengajukan pengunduran dirinya atau resign melalui sebuah video di mana ia mengklaim tidak tahan dengan kekerasan di Jammu dan Kashmir. Video itu pun saat ini menjadi viral di India.

“Saya telah mengundurkan diri dari departemen kepolisian (Jammu dan Kashmir) sehingga hati nurani saya tidak terus bertanya apakah saya benar atau salah sebagai polisi untuk menyaksikan pertumpahan darah di sini,” ujar mantan polisi bernama Rayees itu, sebagaimana dikutip dari NDTV, Kamis (7/9/2017).

BACA JUGA: 8 Warga Kashmir Tewas Dalam Aksi Anti Pemilu

BACA JUGA: Baku Tembak dengan Militan Kashmir, Tiga Tentara India Tewas

Video: Youtube Jammu Links News

“Saya tidak memiliki jawaban tapi sekarang saya telah membuat resolusi mengenai masalah ini, masalah saya sendiri dan memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaan saya dan saya berbagi dengan anda mengenai hal itu melalui video ini,” tutur Rayees.

Rayees mengaku sudah bekerja di Kepolisian India selama tujuh tahun. “Pada saat saya bergabung dengan departemen ini, saya bersumpah untuk melayani warga negara dan mengemban tanggung jawab terhadap keluarga saya. Saya pikir saya berjihad yang berarti melawan keinginan untuk diri sendiri dan berjuang untuk kemanusiaan. Tapi situasi semakin buruk di Lembah Kashmir. Badai yang tidak dapat dihentikan muncul di sini,” lanjut mantan polisi itu.

“Pertumparah darah di sini adalah karena plebisit yang tidak pernah terjadi. Bahkan orang India dan Pakistan di sini sekarat, tapi warga Kashmir yang paling menderita. Saya juga tidak suka Pakistan dan juga tidak membenci India. Saya hanya mencintai Kashmir, saya menginginkan perdamaian di sini,” tegasnya.

BACA JUGA: Pemerintah India Larang Akses Medsos di Kashmir, Kenapa Ya?

BACA JUGA: VIDEO: Netizen Geram Akibat Rekaman Pemuda Kashmir Diikat di Kap Mobil

Rayees menambahkan, ia menyaksikan pertumpahan darah di Kashmir ketika masih menjadi polisi dan karena itu hati nuraninya terus mempertanyakan apakah itu salah atau benar. Saat ini Kepolisian India dilaporkan tengah menyelidiki kebenaran serta klaim Rayees pada video tersebut.

Sekadar informasi, Jammu dan Kashmir merupakan wilayah yang saat ini masih dipersengketakan oleh India dan Pakistan. Bahkan kedua negara pernah terlibat perang sebanyak tiga kali atas wilayah tersebut.

India mengklaim seluruh negara bagian di Jammu dan Kashmir, atau sekira 43 persen dari total luas wilayah di sana. Pakistan pun menentangnya dengan mengklaim sekira 37 persen wilayah. Konflik tersebut saat ini masih memanas antara para pemberontak Kashmir yang menginginkan pemisahan diri dari India dengan otoritas keamanan India.

(emj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini