nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hina Nabi Muhammad, Mantan Mahasiswa Unimed Dituntut 2 Tahun Penjara

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 06 September 2017 20:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 06 340 1770735 hina-nabi-muhammad-mantan-mahasiswa-unimed-dituntut-2-tahun-penjara-KCSRmtvoCo.jpg foto: Illustrasi Okezone
 

MEDAN - Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Medan, menuntut Wiranto Banjarnahor (21) dengan hukuman 2 tahun penjara. Mantan mahasiswa Universitas Negeri Medan itu dituntut hukuman 2 tahun penjara.

Hal itu dikarenakan, berdasarkan pemeriksaan di pengadilan Wiranto terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penistaan Agama Islam dengan menghina Nabi Muhammad SAW.

Tuntutan terhadap terdakwa dibacakan Jaksa Sindu Hutomo dalam persidangan yang digelar di Ruang Cakra III Gedung Pengadilan Negeri Medan, Rabu (6/9/2017) petang.

 (Baca juga: Diduga Hina Nabi Muhammad di Medsos, Mahasiswa di Medan Ditangkap Polisi)

Dalam amar tuntutannya, Jaksa Sindu menyebutkan, bahwa perbuatan Wiranto telah melanggar ketentuan yang diatur dan diancam dengan Pasal 156 a KUHP Tentang Permusuhan, Penyalahgunaan atau Penodaan Terhadap Suatu Agama.

"Meminta kepada majelis hakim yang mengadili dan menyidangkan perkara ini agar menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Wiranto Banjarnahor selama 2 tahun,” ujar Sindu.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Sabarulina Ginting, JPU menilai perbuatan terdakwa dapat memicu konflik ditengah masyarakat. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya. Selain itu terdakwa masih muda sehingga dapat berubah di masa depan.

Usai mendengar nota tuntutan Jaksa, majelis hakim kemudian menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan pembelaan terdakwa.

Sebelumnya dalam dakwaan JPU disebutkan terdakwa Wiranto Banjarnahor melakukan penodaan agama dengan melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW, yang diposting pada akun pribadi terdakwa di Facebook.

Wiranto diciduk pihak kepolisian dari kosnya, di Jalan Pancing, Medan Estate, Medan, Selasa, 16 Mei 2017, lalu. Selanjutnya, polisi melakukan pemeriksaan dan menahan Wiranto yang waktu itu masih berstatus mahasiswa Unimed. Belakangan karena terjerat kasus itu, Wiranto diberhentikan dari universitas tersebut.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini