nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi "Bujuk" 6 Anggota FPI Demak Agar Tak Ikut Demo di Candi Borobudur

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 06 September 2017 14:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 06 519 1770439 polisi-bujuk-6-anggota-fpi-demak-agar-tak-ikut-demo-di-candi-borobudur-GgMOyIgmR3.jpg Pengungsi Rohingya melintasi jalan berlumpur setelah menyeberangi perbatasan Bangladesh-Myanmar di Teknaf, Bangladesh (Reuters/Mohammad Ponir Hossain)

DEMAK - Polisi melakukan tindakan preventif agar massa tak melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada 8 September nanti. Sejumlah elemen massa yang disinyalir akan berangkat segera didekati untuk diberi pemahaman terkait konflik kemanusiaan di Myanmar.

"Di Demak itu anggota FPI hanya ada enam orang. Mereka sudah kami dekati untuk diberi pemahaman bahwa kasus di Myanmar itu terkait keamanan. Nah dari situ ditarik ke isu agama, makanya kita jangan mudah percaya," kata Kabag Ops Polres Demak, Kompol Sutomo, Rabu (6/9/2017).

Menurutnya, polisi bersama pemerintah daerah serta sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) telah bersepakat untuk tidak mengirim anggota ke Candi Borobudur. Warga diimbau melakukan doa bersama secara serentak di masjid terdekat masing-masing selepas Salat Jumat berjemaah pada 8 September.

"Dari Kementerian Agama Demak akan mengirim surat ke seluruh masjid di Demak, agar menggelar doa bersama. Jadi masyarakat tak perlu datang ke Borobudur. Di masjid mereka malah lebih khusyuk mendoakan saudara-saudara muslim Rohingya," jelasnya.

Sekadar diketahui, beberapa hari terakhir marak beredar informasi digelarnya aksi solidaritas yang akan dilakukan sejumlah ormas dengan mengerahkan jutaan orang di Candi Borobudur, Jumat 8 September. Aksi itu digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap umat muslim Rohingya yang saat ini tengah dilanda krisis kemanusiaan di Myanmar.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini