Image

Kasus First Travel, Kabareskrim Pastikan Tersangka Dijerat Pasal Pencucian Uang

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis, 7 September 2017 - 03:02 WIB
Kabareskrim Komjen Ari Dono Kabareskrim Komjen Ari Dono

JAKARTA - Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto memastikan bahwa para tersangka kasus penipuan PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) akan dijerat dengan pasal pencucian uang.

"Iya, sudah merugikan negara. Uangnya dikumpul, dikemanakan ya pasti juga pasal itu (pencucian uang) kami terapkan," kata Ari di Gedung Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2017).

Dengan terkuaknya kasus First Travel, Ari berharap tidak ada lagi agen travel yang melakukan penipuan kepada Jamaah. Oleh sebab itu, Ari menegaskan pihaknya akan menegakkan proses hukum secara tegas.

"Kami tentu tugasnya Bareskrim kan penegakan hukum. Pencegahannya tentu Kementerian dan lembaga lain juga mungkin fungsi kepolisian itu memberikan himbauan kepada masyarakat. Itu aja untuk pencegahannya, kalo penindakannya ya otomatis," papar Ari.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menyebutkan pihaknya masih terus fokus menelusuri seluruh aset bos dari PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel), yang menipu puluhan ribu Jamaah.

"First Travel perkembangannya sampai saat ini kami terus mencari aset-asetnya," kata Martinus terpisah.

Sejauh ini polisi telah menyita beberapa aset terkait First Travel, diantaranya adalah, satu unit rumah di Jalan Venesia Selatan No. 99 Sentul City Rt 001/005, Sumur Batu, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat. Satu unit rumah atau kantor First Travel di Jalan Radar Auri No. 1 Cimanggi, Depok, Jawa Barat.

Satu unit rumah di Cluster Vasa Kebagusan Jalan Kebagusan Dalam IV No. 550 , Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Satu unit rumah di Jalan RTM, Tugu, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Kemudian untuk delapan Perusahaan antara lain, adalah:

PT. Interculture Tourindo.

PT. Yamin Duta Makmur.

PT. Hijrah Bersama Taqwa.

PT. Bintang Balindo Semesta.

PT. Anugerah Nusantara Mandiri Prima.

PT. Anugerah Karya Teknologi.

PT. Anniesa Hasibuan Fashion

Yayasan First.

Tak hanya itu, aparat juga telah menyita lima mobil, lalu memblokir 13 rekening dengan rincian tiga rekening atas nama tersangka Andika, dua atas nama tersangka Anniesa, satu atas nama Kiki Hasibuan. Lalu, tiga rekening atas nama PT Anniesa Hasibuan dan empat rekening atas nama PT First Anugerah Travel.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming