Image

Waduh! Angka Buta Huruf di Indonesia Masih 2,07 Persen

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis · Jum'at 08 September 2017, 15:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 08 65 1771990 waduh-angka-buta-huruf-di-indonesia-masih-2-07-persen-ojDNkANSAb.jpg Ilustrasi membaca. Foto: Getty Images

KUNINGAN - Di Hari Aksara Internasional yang jatuh pada hari Jumat ini, rupanya Indonesia mendapat kado dengan penurunan angka buta aksara yang kini angkanya mencapai 2,07 persen.

Setelah tahun lalu Indonesia masih memiliki angka buta huruf mencapai 3,6 persen atau sekira 5,9 juta penduduk, kini angka itu menurun hampir satu persen. Hal tersebut dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy.

"Bagi negara yang penduduknya terbesar ke-empat di dunia, ini merupakan prestasi yang luar biasa," kata Muhadjir saat kunjungan ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat (8/9/2017).

Menurut Muhadjir, buta huruf tak hanya bisa membaca, menulis, dan menghitung saja, tetapi juga soal mendapatkan sesuatu dari membaca, menulis, dan menghitung.

"Jadi antara melihat dan tahu itu dua hal yang berbeda, membaca dan belajar dua hal yang berbeda serta mendengar dan menyimak itu dua hal yang berbeda," ungkapnya.

Oleh sebab itu, kata dia, pentingnya mengajari anak lebih dari sekadar membaca tetapi mendapatkan ilmu pengetahuan dari sana. Ia mencontohkannya dengan membaca tulisan di media sosial. "Ketika menggunakan media sosial dengan tujuan mendapat informasi negatif, itu hanya membaca tapi tidak belajar."

Ia juga meminta masyarakat untuk tak terlena laporan angka buta huruf yang hanya tinggal 2,07 persen. Selisih 1,07 persen dengan Amerika Serikat yang memiliki penduduk dengan buta huruf sebesar 1 persen.

"Sebuah penelitian menyebutkan anak-anak Indonesia banyak di sekolah tidak belajar, itu yang harus diwaspadai," tandasnya.

Seperti pernah diberitakan, tahun ini Indonesia memiliki data penduduk yang masih mengalami buta huruf sebesar 2,07 persen atau sekitar 3,4 juta masyarakat. Sementara untuk di tahun 2016 lalu angka buta huruf di Indonesia masih 3,6 persen atau sekira 5,9 juta penduduk.

Untuk rincinya, angka buta aksara masih terdapat di sejumlah provinsi, yakni Papua (28,75 persen), NTB (7,91 persen), NTT (5,15 persen), Sulawesi Barat (4,58 persen), Kalimantan Barat (4,50 peren), Sulawesi Selatan (4,49 persen), Bali (3,57 persen), Jawa Timur (3,47 persen), Kalimantan Utara (2,90 persen), Sulawesi Tenggara (2,74 persen), dan Jawa Tengah (2,20 persen).

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini