Image

Disindir Presiden Jokowi Karena Ogah Kerja di Sawah, Begini Reaksi Mahasiswa di IPB

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at, 8 September 2017 - 16:45 WIB
Presiden Jokowi. Foto: Dok Okezone Presiden Jokowi. Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Usai disindir Presiden Jokowi terkait banyak lulusan di Institut Pertanian Bogor (IPB) yang enggan bekerja sebagai petani, sejumlah mahasiswa di perguruan tinggi tersebut angkat bicara.

Salah satunya seorang mahasiswa Fakultas Pertanian, Imam Fauzi Tanjung (20). Ia mengatakan bahwa ada lulusan IPB yang sukses menggarap buah naga, dan ada pula yang membina petani Jeruk di Garut.

"Namun sayangnya berita tersebut luput dari perhatian masyarakat," katanya, menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Kampus IPB pada Rabu, 6 September 2017.

( Baca: Sindir Alumnus IPB Banyak Kerja di Bank, Jokowi: Terus yang ke Sawah Siapa? )

Menurut Imam, tidak seluruh fakultas di IPB hanya bersangkutan dengan pertanian, karena sebenarnya IPB juga memiliki Fakultas Ekonomi Manajemen yang nantinya akan mengatur keuangan yang paham tentang pertanian.

Ia menambahkan, pengertian luas tentang pertanian adalah sistem bagaimana menyejahterakan petani dan bagaimana para petani memperoleh hasil pertanian dengan nilai tambah. "Itu semua harus dibantu dari pendanaan."

Kemudian, lanjut Imam, pegawai bank yang lulusan IPB nanti akan membantu kebutuhan-kebutuhan petani karena selama ini petani di Tanah Air masih belum tercukupi.

Terkait pernyataan Presiden beberapa waktu lalu, Imam mengaku setuju apabila karyawan perbankan badan usaha milik negara (BUMN) merupakan orang-orang lulusan IPB.

Sementara mahasiswa Fakultas Perternakan IPB Muksin Ansori (20) mengatakan untuk memajukan pertanian Indonesia tidak harus semua lulusan IPB yang turun tangan ke sawah untuk menjadi petani. Muksin melanjutkan, dengan menjadi pengusaha dan ikut membina petani juga dianggap bagian dari membangun sektor pertanian.

"Banyak lulusan IPB yang menjadi pengusaha pertanian, memiliki lahan pertanian yang luas berhektar-hektar dan mampu mengekspor buah-buahan dan sayur-sayuran dalam jumlah besar," katanya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming