Image

Di Negara Ini, Tamu dan Perwakilan Diplomatik Harus Pakai Mobil Merek Lokal

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Sabtu, 9 September 2017 - 11:30 WIB
Geely GC9  (Paultan) Geely GC9 (Paultan)

BEIJING - Penjabat di beberapa negara masih suka menggunakan mobil merek luar, itu lantaran tidak mempunyai mobil merek lokal. Tapi bagi China, semua tamu negara, diplomat dan pejabat lainnya harus menggunakan mobil dari merek lokal. Hal ini bertujuan untuk mendongkrak industri automotif di negaranya sekaligus mempromosikan merek lokal.

Peraturan menggunakan mobil merek lokal sudah menjadi kebijakan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah China pada 2012. Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan tersebut, belum lama ini Geely Auto Group melakukan serah terima 50 unit Geely GC9 terbaru kepada perwakilan diplomatik di negara tersebut.

(Baca juga: Seperti Apa Mobil Kepresidenan Prancis yang Baru?)

Duta Besar Uruguay untuk China, Fernando Lugris sebagaimana diberitakan Paultan mengatakan, "Kami sebelumnya telah menerima Geely GC9 sebagai mobil resmi kami. Kami kembali memilih GC9 sebagai mobil resmi kami dan percaya bahwa ini adalah representasi yang bagus dari kekuatan dan gaya manufaktur automotif China,"

GC9 merupakan sedan andalan Geely yang dirancang oleh mantan kepala desain Volvo, Peter Horbury. Mobil ini menawarkan tiga pilihan mesin bensin, di antaranya 2,4 liter naturally-aspirated, 1,8 liter turbocharged direct injection dan 3,5 litre NA V6. Semua mesin dibekali dengan transmisi otomatis enam percepatan. Untuk model 2018 Geely sudah mengadopsi teknologi iNTEC.

Presiden dan CEO Geely Auto Group, Zhejiang Geely Holding Group, mengatakan, "melihat ke masa depan, kami akan memberikan produk dan layanan berkualitas tinggi yang akan memenuhi permintaan pasar yang semakin matang,"

(Baca juga: Mantan Orang Nomor Satu di Malaysia Sedih Geely Akuisisi Proton)

Seperti diketahui saat ini Geely tidak hanya ingin besar di negara asalnya saja tapi juga ingin memperkuat kehadirannya di pasar Malaysia dan ASEAN. Hal itu ditunjukkan dari dibelinya 49,9% saham Proton. Geely akan memanfaatkan kapasitas produksi di dua pabrik Proton di Malaysia. Saat ini kapasitas produksi di dua pabrik tersebut mencapai 400 ribu unit per tahun. (san)

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming