Image

TOP AUTOS OF THE WEEK: Niat Pamer Nyetir Supercar malah Berakhir di Pohon

Anton Suhartono, Jurnalis · Minggu, 10 September 2017 - 06:06 WIB
Lamborghini Gallardo dikendarai pria mabuk di China tabrak pohon (CEN) Lamborghini Gallardo dikendarai pria mabuk di China tabrak pohon (CEN)

JAKARTA - Namanya saja sudah supercar, pastinya ditenagai dengan mesin bertenaga besar. Untuk bisa menjinakkan tenaga besarnya itu butuh keahlian. Jika salah tindakan, bukan tak mungkin pengemudi dan penumpangnya bisa celaka.

Umumnya kecelakaan pada supercar disebabkan oleh hilang kendali saat mobil melaju cepat. Ada beberapa kecelakaan terjadi dalam dua pekan terakhir yakni melibatkan McLaren dan Lamborghini.

Pertama, McLaren 650S yang digunakan untuk pernikahan di Inggris menabrak pohon setelah pengemudinya mencoba fitur launch control saat mobil akan keluar dari halaman parkir. Sedianya ia hendak memamerkan kemampuannya mengendarai supercar kepada rekan-rekannya.

(Baca Juga: Apes, Supercar McLaren yang Disewa untuk Acara Pernikahan Tabrak Pohon)

Fitur tersebut diaktifkan untuk membantu meningkatkan akselerasi mobil atau untuk mendapatkan kecepatan maksimal. Penggunaannya harus hati-hati dan tidak bisa di sembarang tempat, apalagi di kondisi jalan yang banyak mobil atau di halaman parkir.

Tampaknya sang pengemudi tidak begitu mahir memanfaatkan fitur launch control pada McLaren 650S. Akibatnya mobil meluncur deras ke luar halaman parkir hingga menabrak pohon. Tidak diketahui pasti berapa aksekerasi supercar berkelir putih itu, namun kerasnya tabrakan membuat bagian depan mobil ringsek sehingga menampakkan sturktur sasisnya. Selain itu kedua airbag juga mengembang.

Bukannya sanjungan yang didapat, ia justru mendapat semprotan setelah menabrakkan mobil seharga USD300 ribu itu. Pengemudi sendiri tidak mengalami luka. Apesnya, mobil itu merupakan sewaan.

Di China, Lamborghini Gallardo yang juga mobil sewaan menabrak pohon. Pengemudinya adalah seorang anak muda yang ingin menunjukkan kepiawaiannya mengendarai supercar kepada perempuan yang baru dikenalnya di bar.

(Baca Juga: Apes! Ingin Pamer Nyetir Lamborghini ke Wanita malah Tabrak Pohon)

Awalnya, pria yang diketahui punya nama panggilan Teng itu bertemu dengan perempuan yang mengendarai mobil SUV di sebuah bar di Jinghua, Zhejiang. Mereka lalu pergi dan berjalan beriringan di jalan kota. Teng tergoda untuk menunjukkan kemampuannya menjinakkan si ‘banteng mengamuk’ dengan menyalip mobil ang dikendarai perempuan itu dengan kecepatan tinggi.

Tapi, mobilnya tiba-tiba meliak-liuk ke kanan dan kiri jalan tidak terkendali lalu masuk ke jalur berlawanan sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak pohon. Bagian depan kendaraan rusak parah dan bumpernya terlepas.

Belakangan diketahui bahwa mobil itu bukan miliknya melainkan disewa dengan biaya 5.500 yen atau Rp11 jutaan per hari.

Lalu di Afrika Selatan, seorang pembalap yang menggunakan Lamborghini Huracan mengalami kecelakaan dalam sebuah ajang balap di Sirkuit Kyalami, Gauteng.

(Baca Juga: Nahas! Lamborghini Melintir saat Nyalip di Sirkuit, Ini Videonya)

Lamborghini berkelir merah ini melaju cepat untuk menyalip pembalap di depannya. Namun ia tampaknya tidak mengantisipasi bahwa di depannya ada tikungan tajam ke arah kiri.

Karena menyalip dalam kecepatan tinggi dari sisi kanan, supercar pabrikan Italia itu langsung keluar lintasan dan menabrak pembatas. Sebelum menabrak, tampaknya ada upaya yang dilakukan pengemudi untuk mengerem namun mobil malah melintir.

Diketahui pengemudi tidak mengalami luka serius, namun mobilnya rusak berat. Bagian kanan ringsek, demikian pula dengan bumpernya.

Tidak diketahui apakah sang pemilik sudah melakukan upgrade mesin untuk mengikuti balapan ini atau belum. Tapi dalam kondisi standar, Lamborghini Huracan ditenagai mesin 5,2 liter, V10, yang dapat memproduksi tenaga 610 ps dan torsi 560 nm. Dengan tenaga itu, mobil dapat berakselerasi dari 0-100 kilometer per jam dalam waktu 3,2 detik dengan kecepatan maksimum 325 km/jam.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming