Image

Wow! Universitas Ini Anggarkan Dana Riset Hingga Rp44 Miliar

Agregasi Antara, Jurnalis · Minggu, 10 September 2017 - 14:40 WIB
Foto: Ilustrasi Shutterstock Foto: Ilustrasi Shutterstock

SEMARANG - Pengalokasian dana riset demi keperluan penelitian memang penting bagi perguruan tinggi dan pengembangan keilmuan. Oleh sebab itu sebuah universitas di Semarang menggelontorkan Rp44 miliar untuk dana riset.

Penganggaran dana riset dalam jumlah besar tersebut dilakukan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang untuk pengembangan keilmuan dan perwujudan visi universitas sebagai research university.

"Dana riset memang kami tingkatkan. Tahun ini mencapai Rp44 miliar, sementara tahun lalu tidak sampai Rp8 miliar," kata Rektor Undip Prof Yos Johan Utama, baru-baru ini.

Hal tersebut diungkapkannya di sela upacara pengukuhan dua guru besar Undip, masing-masing dari Fakultas Hukum dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip.

Kedua guru besar Undip yang dikukuhkan itu adalah Prof Eko Soponyono dari FH dan Prof Muslim dari FPIK sehingga saat ini Undip memiliki sebanyak 108 guru besar aktif.

Guru besar FH Undip itu mengakui pentingnya riset dan penelitian untuk memperkuat kajian keilmuan, apalagi visi Undip sebagai research university atau universitas riset.

"Sebagai universitas riset, kami harus banyak melakukan riset. Makanya, penelitian terus kami genjot dengan anggaran yang besar," jelas dia.

Namun, Yos mengingatkan upaya yang dilakukan perguruan tinggi tidak bisa hanya berhenti sebatas penelitian, melainkan harus mampu melakukan hilirisasi atas hasil riset.

"Ya, misalkan riset menghasilkan suatu produk. Produk tersebut tidak boleh hanya berhenti di laboratorium. Namun, harus dihilirisasi, seperti ke dunia industri," katanya.

Berkaitan dengan itu, kata dia, Undip telah mengucurkan dana sebesar Rp4 miliar khusus untuk hilirisasi produk yang dihasilkan dari riset dan penelitian yang dilakukan.

Ia berharap dengan penambahan anggaran yang besar tersebut mampu membuat mahasiswa dan dosen meningkatkan kualitas dan kuantitas riset dan penelitian.

"Kalau tahun ini (anggaran untuk penelitian) sekitar Rp44 miliar, tahun depan kami targetkan semakin naik. Ya, kalau bisa sampai Rp60 miliar," tandasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming