Image

2.200 Faskes Telah Jadi Mitra BPJS, Mitra Keluarga Kemana Saja?

Yudhistira Dwi Putra, Jurnalis · Selasa, 12 September 2017 - 08:17 WIB

JAKARTA - Pelayanan jaminan kesehatan masyarakat kembali jadi sorotan menyusul meninggalnya Tiara Debora Simanjorang, bayi berusia empat bulan yang diduga meninggal lantaran telat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres.

Dalam keterangan resminya, Mitra Keluarga menyatakan Debora meninggal ketika proses rujukan sedang diupayakan. Menurut Mitra Keluarga, kondisi keuangan orang tua Debora memaksa pihaknya melakukan rujukan terhadap Debora ke rumah sakit yang bermitra dengan BPJS, sebab, Mitra Keluarga tidak termasuk dalam jaringan BPJS.

Terkait hal tersebut, Staf Ahli Direksi Bidang Komunikasi Publik dan Partisipasi Masyarakat BPJS Kesehatan, Irfan Humaidi membenarkan. Menurutnya, hingga saat ini, Mitra Keluarga Grup, termasuk Mitra Keluarga Kalideres belum masuk dalam jaringan kemitraan BPJS.

Menurut Irfan, saat ini Mitra Keluarga Kalideres tengah dalam proses keikutsertaan dalam kemitraan BPJS. Hanya saja, menurut Irfan, beberapa syarat belum bisa dipenuhi oleh Mitra Keluarga Kalideres.

"Sebenarnya Mitra Keluarga ini sedang proses untuk menjadi mitra. Cuma memang belum. Masih ada syarat yang harus dipenuhi," ungkap Irfan saat dihubungi Okezone, Senin (11/9/2017).

Terkait rincian persyaratan yang belum bisa dipenuhi Mitra Keluarga Kalideres, Irfan mengaku belum dapat merinci, sebab, proses kemitraan Mitra Keluarga Kalideres ditangani oleh BPJS wilayah Jakarta Barat.

"Detilnya belum. Selebihnya masih dalam proses untuk menjadi mitra. Semoga dalam waktu dekat sudah bisa menjadi mitra," kata Irfan.

Lebih lanjut Irfan mengatakan, BPJS Kesehatan terus berupaya memperluas jaringan kemitraannya. Irfan menyebut, peningkatan kemitraan BPJS Kesehatan hingga saat ini telah meningkat signifikan, dari sekitar 1.600 fasilitas kesehatan pada 2014 menjadi 2.200 kemitraan hingga saat ini.

"Itu peningkatannya sangat signifikan. Dari tahun 2014 yang sekitar 1.600, sekarang 2.200. Jadi, dari waktu ke waktu kita memang senantiasa meningkatkan jumlahnya," kata Irfan.

(ydp)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming