nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Lakukan Ujaran Kebencian, ACTA Polisikan Akun Facebook Tirtahadi Chandra

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 12 September 2017 19:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 12 337 1774479 diduga-lakukan-ujaran-kebencian-acta-polisikan-akun-facebook-tirtahadi-chandra-zerj7yip3U.jpg ACTA polisikan akun Facebook Tirtahadi Chandra (Foto: Puteranegara)

JAKARTA - Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) polisikan akun media sosial (medsos) Facebook bernama Tirtahadi Chandra ke Bareskrim Polri. Pelaporan itu lantaran akun tersebut diduga melakukan ujaran kebencian.

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) ACTA Jamaal Yamanie laporan tersebut dilayangkan karena bukan hanya sekali mem-posting ujaran kebencian.

"Hari ini, kami melaporkan pemilik akun Facebook inisial TC yang mem-posting beberapa tulisan yang diduga menodai agama Islam. Tulisan tersebut antara lain berbunyi 'hayo ngaku, siapa disini yang bersyahada: Hoax adalah sebagian dari Iman' yang di-posting pada tanggal 3 September 2017 dan 'Masih ada yang bersyahadat: GOBLOK adalah sebagian dari Iman @Mahfuddin ismail Torin'. Yang di-posting pada 10 September 2017 Pukul 11 26 PM," kata Jamaal di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Gedung KKP, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Sebelum melaporkan, Jamaal mengklaim sudah menelaah kalimat syahadat. Dan kesimpulan itu, merujuk pada umat Islam.

"Perlu kami sampaikan bahwa kata syahadat berasal dari bahasa Arab, yaitu syahida yang artinya 'ia telah menyaksikan. Kalimat itu dalam syariat Islam adalah pernyataan kepercayaan sekaligus pengakuan akan keesaan Tuhan Allah dan Muhammad sebagai rasulnya," paparnya.

Laporan tersebut telah diterima Bareskrim Polri dengan nomor laporan LP/924/IX/2017/Bareskrim.

Jamaal menjelaskan, saat ini Tim Informasi dan Teknologi ACTA tengah menelusuri beberapa akun atau pun postingan yang diduga serupa.

Chandra dilaporkan karena dianggap melanggar Pasal 156 dan Pasal 156a KUHP dan Pasal 45a juncto Pasal 28 Ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU ITE.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini