Image

Wow! Helm Terbuat dari Limbah Tandan Kelapa Sawit, seperti Apa Ya?

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Selasa 12 September 2017, 13:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 12 65 1774164 wow-helm-terbuat-dari-limbah-tandan-kelapa-sawit-seperti-apa-ya-9a1LpZiF64.jpg Foto: Putra Ramadhani/Okezone

BOGOR - Peneliti dari Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Siti Nikmatin mengembangkan helm berbahan dasar limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS).

Nikmatin mengolah limbah tandan kosong kelapa sawit di Cikasungka, Jawa Barat menjadi serat dengan berbagai macam ukuran. Serat ini menjadi bahan baku pembuatan helm. Pemilihan ukuran serat bertujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kualitas helm dan biaya produksi.

"Kelebihan helm tandan kelapa sawit ini dibandingkan helm yang beredar saat ini terletak pada seratnya. Meskipun banyak helm yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), namun tidak ada yang memiliki serat dalam bahannya," katanya, Selasa (12/9/2017).

Serat dalam helm ini berfungsi untuk menyerap tumbukan yang terjadi ketika terjadi kecelakaan. Harapannya, energi benturan tidak langsung mengenai kepala, namun diserap oleh serat terlebih dahulu, sehingga energi yanh diakibatkan benturan kecil dan kepala lebih terlindungi.

Saat ini, telah diproduksi 500 set helm tandan kelapa sawit dengan logo IPB yang siap edar. Helm ini dijual dengan harga Rp250 ribu per buah.

"Kami produksinya masih dalam jumlah kecil, bila jumlah produksinya bertambah harga bisa turun menjadi Rp150 ribu per buah," tambahnya.

Inovasi helm limbah tandan kelapa sawit ini mengantarkan Dr Siti Nikmatin meraih Anugerah inovasi bidang lingkungan hidup berjudul 'Implementasi Helm Ramah Lingkungan dari Jawa Barat untuk Indonesia dari Pengolahan Limbah TKKS di PTPN VIII Cikasungka dan Polymer Recycle di Cibinong' dalam ajang Anugerah Inovasi, Prakasa dan Pelopor Pemberdayaan Masyarakat Jawa Barat 2016.

Anugerah ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan tinggi Gubernur kepada masyarakat Jawa Barat yang memiliki gagasan, produk dan proses inovatif serta perubahan di masyarakat sehingga menggerakkan pembangunan di Jawa Barat.

Khusus anugerah inovasi berfokus pada penelitian yang hilirisasinya berhubungan dengan masyarakat. Ia pun berharap helm pertama di Indonesia yang berserat ini dapat berguna bagi masyarakat dan diproduksi dalam skala besar.

"Pada ajang anugerah inovasi Jawa Barat ini, saya hanya mengajukan serat mikro dan serat pendek. Hal ini karena helm yang diproduksi di masyarakat berbahan serat mikro partikel dan serat pendek. Untuk yang lainnya masih mengalami kendala produksi, bukan kualitas. Sebab, bila dilihat dari kualitas, masing-masing telah teruji," tandasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini