Image

Temui Trump, PM Malaysia Merasa Terhormat Sambangi Gedung Putih

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu, 13 September 2017 - 22:03 WIB
Presiden AS Donald Trump menyambut kedatangan PM Malaysia Najib Razak di Gedung Putih (Foto: Reuters) Presiden AS Donald Trump menyambut kedatangan PM Malaysia Najib Razak di Gedung Putih (Foto: Reuters)

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump bersiap menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak di Gedung Putih, Washington, Rabu siang waktu setempat. Presiden Partai UMNO itu menyatakan tidak sabar menginjakkan kaki di Gedung Putih.

“Senang bisa melihat Anda lagi Donald Trump! Saya merasa terhormat untuk menginjakkan kaki pertama kali di Gedung Putih, terima kasih! Saya tidak sabar untuk memperluas hubungan perdagangan dan keamanan kita,” kicau Najib Razak lewat akun Twitter, mengutip dari The Star, Rabu (19/3/2017).

Pria berkacamata itu mengutip kicauan Presiden Donald Trump yang mengunggah video penyambutan terhadap kedatangan Najib di Gedung Putih. Politikus Partai Republik itu juga merasa terhormat mendapatkan kunjungan dari PM Najib beserta delegasinya.

“Sungguh sebuah kehormatan untuk menyambut Perdana Menteri Najib Abdul Razak dari Malaysia dan delegasinya ke Gedung Putih hari ini,” cuit Donald Trump pada Rabu dini hari waktu setempat.

Pertemuan tersebut digelar untuk merayakan 60 tahun hubungan bilateral antara Malaysia dengan Amerika Serikat. Presiden Donald Trump secara khusus mengundang PM Najib ke Gedung Putih sebagai bentuk penghormatan. Najib sendiri sudah tiba di AS sejak Senin 11 September untuk memenuhi undangan.

PM Najib tiba di Pangkalan Udara Andrews dengan didampingi Ibu Negara Rosmah Mansor. Ia disambut oleh Duta Besar Malaysia untuk AS, Tan Sri Zulhasnan Rafique. Dalam kunjungan kali ini, Najib membawa agenda khusus, yakni isu etnis Rohingya yang mengalami kekerasan di Myanmar.

Trump dan Najib direncanakan berdialog empat mata di Gedung Oval, Gedung Putih. Setelahnya, Najib akan bertemu dengan para pejabat penting AS seperti Wakil Presiden Mike Pence, Menteri Luar Negeri Rex Tillerson, Menteri Pertahanan James Mattis, dan Penasihat Keamanan Nasional Jenderal Herbert Raymond McMaster.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming